25 Bayi yang Mengidap HIV Juga Ikut Imunisasi di Tanjungpinang

638
Pesona Indonesia
Petugas kesehatan sedang meneteskan vaksin polio terhadap seorang balita di  Kelurahan Tanjungpinang Kota, Selasa (8/3).  foto:yusnadi/batampos
Petugas kesehatan sedang meneteskan vaksin polio terhadap seorang balita di Kelurahan Tanjungpinang Kota, Selasa (8/3). foto:yusnadi/batampos

batampos.co.id – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Tjetjep Yudiana mengatakan untuk Provinsi Kepri ditargetkan sebanyak 213.877 balita menjadi sasaran dalam pencanangan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio.

”Didukung dengan 1.643 pos PIN, 6613 kader dan petugas kesehatan. Juga ada 2.148 dokter spesialis anak, bidan, dan perawat,” ujar Djedjep.

Dikatakan Djedjep, target PIN sendiri pada bayi berusia dari 0-5 tahun yang ada di seluruh Kepri ini. Pihaknya juga menargetkan 100 persen balita yang mendapatkan vaksin polio sepanjang kegiatan PIN tersebut.

“Selama PIN ini, diharapan masyarakat datang ke pos PIN yang tersebar di Kabupaten Kota hingga ke pelosok desa,” tuturnya.

Sebanyak 25 bayi yang mengidap HIV di Kota Tanjungpinang turut mengikuti Pekan Imunisasi Nasional (PIN). Hanya saja, mereka tidak diberi vaksin polio tetes, melainkan berupa suntikan.

”Mereka akan diberikan vaksin polio suntikan setelah pelaksanaan PIN ini,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota

Tanjungpinang, Rustam ditemui usai Pencanangan PIN Polio di Kota Tanjungpinang di Perumahan Bukit Raya, Selasa (8/3). Dalam PIN Polio, Dinkes Kota Tanjungpinang telah menyiagakan 180 pos PIN untuk melayani 23.731 sasaran imunisasi. Selain itu, juga menyiagakan 374 petugas pelaksana dan 872 kader pendukung. (lra/bpos)

Respon Anda?

komentar