Dalam Sepekan Empat Mesin Dicuri, Nelayan Tak Bisa Melaut

317
Pesona Indonesia
Ilustrasi nelayan. foto:dok
Ilustrasi nelayan. foto:dok

batampos.co.id – Dalam sepekan, empat unit mesin boat milik nelayan tradisional di Kecamatan Durai, dicuri. Akibat kejadian ini nelayan tradisional tidak bisa melaut menangkap ikan.

Adapun yang jadi korban, Azahar warga Desa Tanjungkilang (15 pk), Yakop (15 pk), Suhaemi (40 pk), dan Azman (15 pk), ketiganya warga Desa Semembang Durai. Azahar mengaku, raibnya mesin-mesin tempel milik nelayan terjadi pada waktu dan hari berbeda. Ia baru mengetahui mesin raib tepatnya Jumat (4/3) lalu. Kala itu, mesin tempel 15 pk itu masih terikat di boat sepulang dari melaut.

“Biasalah boat dan mesin diikat di pantai menunggu turun melaut lagi. Pagi hari ketika ingin melaut, saya dapati mesin tempel 15 pk sudah tidak lagi tergantung di boat. Sedangkan tali pengikat mesin terputus,” tutur Azahar, Selasa (8/3).

Hal senada dilontarkan Suhaemi. Mantan Kepala Desa Semembang ini mengaku kehilangan mesin 40 pk bantuan Pemkab Karimun.

”Mesin 40 pk bantuan transportasi angkutan laut kehilangan empat unit mesin warga Durai sudah dilaporkan ke pihak berwajib,” ujarnya. (pst/bpos)

Respon Anda?

komentar