Jangan Buang Sampah ke Sungai Ya, Bikin Banjir Lho!

714
Pesona Indonesia
Petugas Kelurahan Daik membersihkan sampah di aliran Sungai Daik. Banyaknya warga yang belum sadar pentingnya menjaga lingkungan. foto:hasbi/batampos
Petugas Kelurahan Daik membersihkan sampah di aliran Sungai Daik. Banyak warga yang belum sadar pentingnya menjaga lingkungan. foto:hasbi/batampos

batampos.co.id – Kebiasaan membuang sampah ke sungai masih jadi masalah bagi warga yang tinggal di tepian sungai. Prilaku buruk tersebut belum bisa diubah. Sampah plastik dan limbah rumah tangga yang dibuang begitu saja ke sungai mencemari bahkan biang dari musibah banjir.

Lurah Daik Said Asy’ari, mengaku pola dan kebiasaan buruk masyarakat yang tinggal di tepian Sungai Daik, pelan-pelan harus diubah. Sungai bukan lagi menjadi tempat untuk membuang sampah. Sehingga aparat kelurahan bersama Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pemkab Lingga telah menempatkan 2 orang petugas pembersih aliran sungai. Langkah ini sengaja dilakukan untuk meminimalisir sampah-sampah yang membuat buruk lingkungan dan menyadarkan masyarakat pentingnya menjaga sungai tersebut.

Said mengaku, terus membina warga kelurahannya agar sadar akan kebersihan aliran sungai dan menugaskan dua orang pegawainya untuk memantau sekaligus membersihkan sungai dari sampah menggunakan sampan.

”Upaya ini sengaja kami lakukan sebagai langkah awal. Kita lihat masih banyak warga yang belum sadar dan masih membuang sampah ke sungai,” ungkapnya.

Untuk sanksi warga yang kedapatan membuang sampah ke sungai kata Said, akan segera diterapkan.
”Sekarang belum ada sanksi. Tapi kita terus mengimbau, mengajak warga untuk menjaga sungai,” kata Said.

Abi, salah satu petugas kebersihan sungai mengaku dalam sehari bisa mengangkut sampah hingga lima sampan.
”Kami sudah 3 hari kerja. Sampah plastik cukup banyak. Sehari bisa sampai lima kali angkut menggunakan sampan,” ungkap salah seorang pekerja.

Diakuinya, sejauh ini khusus wilayah sungai Daik yang menjadi prioritas pembersihan. mulai dari Kuala Daik hingga hulu sungai di Kampung Pahang.

”Kami harap masyarakat tidak lagi membuang sampah itu ke sungai. Mari kita sama-sama menjaganya. Biasanya saat air surut atau malam hari, disitulah warga itu membuang sampahnya ke sungai. Jadi pada saat air pasang, sampah-sampahnya mengambang naik ke hulu,” bebernya. (mhb/bpos)

Respon Anda?

komentar