KRI Tangkap 6 Kapal Pencuri Ikan di Natuna

1128
Pesona Indonesia
tiga dari enam kapal ikan Vietnam yang diamankan KRI Sultan Thaha Syaifuddin-376 di Dermaga Pangkalan Angkatan Laut Sabang Mawang Natuna. foto:ist
Tiga dari enam kapal ikan Vietnam yang diamankan KRI Sultan Thaha Syaifuddin-376 di Dermaga Pangkalan Angkatan Laut Sabang Mawang Natuna. foto:ist

batampos.co.id – Kapal Perang KRI Sultan Thaha Syaifuddin-376 yang dikomandani Letkol Laut (P) Komarudin menangkap kapal ikan asal Vietnam yang sedang melakukan aktivitas pencurian ikan di Pulau Sekatung, Natuna, Sabtu (5/3). Enam kapal ikan Vietnam tersebut ditangkap di posisi 05 45 05 U-107 54 58 di perairan utara Pulau Sekatung 42 Nautical Mile (NM) Kepulauan Natuna.

Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang, Kolonel Laut (P) S Irawan, mengatakan Puskodal Lantamal IV menerima informasi dari Komandan KRI Sultan Thaha Syaifuddin-376 Letkol Laut (P) Komarudin yang sedang melaksanakan patroli di wilayah Natuna, tentang penangkapan ke enam kapal ikan Vietnam tersebut masing-masing KM Bulan 029/BV0397TS, KM Bulan 030/BV0411TS, KM Bulan 042/BT Th99121TS, KM Sinar 606/TG93666, KM Sinar 265/BV4889TS, dan KM Sinar 267/BV95441TS.

Penangkapan keenam kapal ikan Vietnam tersebut berlangsung malam hari berawal dari deteksi di radar KRI STS-376 posisi kapal tersebut sedang melakukan penangkapan ikan di wilayah zona ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesia. Sehingga Komandan KRI STS-376 memerintahkan melalui kontak radio kapal ikan Vietnam untuk pemeriksaan dan memerintahkan tim pemeriksa KRI STS melaksanakan peran pemeriksaan.

”Proses penangkapan ke enam kapal tersebut mengalami kesulitan, disebabkan kondisi cuaca laut yang kurang bersahabat dengan gelombang laut mencapai 3 meter. Namun berkat kerja tim yang solid semuanya berhasil diamankan dan digiring KRI STS-376,” jelas Danlantamal.

Dari hasil pemeriksaan sementara ditemukan beberapa pelanggaran antara lain menangkap ikan di ZEE Indonesia, menangkap ikan tanpa izin, dan tak dilengkapi dokumen kapal.
Usai diperiksa, keenam kapal tersebut dikawal menuju Dermaga Pangkalan Angkatan Laut Sabang Mawang Natuna. Selanjutnya Danlantamal IV memerintahkan Danlanal Ranai untuk membantu KRI STS-376 khususnya pengamanan keenam kapal ikan tersebut yang akan disandarkan di Dermaga TNI AL Sabang Mawang guna proses hukum selanjutnya.

Danlantamal mengatakan, walaupun hampir setiap saat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan TNI AL melaksanakan penenggelaman kapal ikan asing (KIA) yang melakukan kegiatan ilegal di wilayah perairan Kepri yang sudah berkekuatan hukum tetap, kenyataannya masih ada ditemukan dan tertangkap KIA yang melakukan penangkapan ikan di wilayah Kepri secara ilegal.

”Biasanya mereka memanfaatkan kelengahan petugas. Apalagi mereka beranggapan melakukan penangkapan ikan pada malam hari luput dari pantauan petugas,” kata Danlantamal.

Namun semua itu sambungnya, sudah diantisipasi dari pola operasi yang digelar yaitu pola operasi sepanjang tahun pada titik-titik yang dianggap rawan terus gencar dilaksanakan TNI AL untuk mengamankan sumber daya laut ikan di wilayah Kepri. (ash/bpos)

Respon Anda?

komentar