Masyarakat Muslim Batam Pilih Salat Khusuf

431
Pesona Indonesia
Suasana sebelum salat khusuf (gerhana) di Masjid Raya Batam Centre, Rabu (9/3/2016). Foto: muhammad nur/batampos.co.id
Suasana sebelum salat khusuf (gerhana) di Masjid Raya Batam Centre, Rabu (9/3/2016). Foto: muhammad nur/batampos.co.id

batampos.co.id – Gerhana Matahari Total (GMT) dirayakan dengan penuh sukacita di berbagai wilayah di Indonesia, khususnya 12 provinsi yang dilalui gerhana tersebut. Berbagai acara digelar, termasuk menghadirkan sejumlah artis ternama.

Namun masyarakat Batam yang juga bisa menyaksikan gerhana matahari meski tidak total, lebih memilih melaksanakan salat khusuf (salat gerhana) ketimbang menghabiskan waktu untuk mengintip tertutupnya matahari oleh bulan. Hampir semua masjid di Kota Batam melaksanakan salat khusuf.

Di Masjid Raya Batam, masyarakat berbondong-bondong datang sejak matahari belum tampak di ufuk timur. Lantunan ayat-ayat suci Alquran terdengar dari pengeras suara masjid tersebut.

Sekitar pukul 06.15, matahari muncul dengan jelas. Masyarakat yang hendak salat khusuf memang sempat melihat gerhana matahari dari pelataran timur Masjid Raya. Namun saat jarum jam sudah menunjukkan pukul 06.30, jamaah memilih masuk ke dalam masjid, berzikir memuji kebesaran Allah.

Salat khusuf digelar tepat pukul 07.00. Ustaz Alwi Husein menjadi imam, sedangkan khutbah disampaikan oleh imam masjid raya lainnya, ustaz Ridho Amir.

Ridho mengatakan, gerhana matahari juga pernah terjadi di saat Nabi Muhammad masih hidup. Kala itu di Madinah. Saat gerhana matahari terjadi, hari itu putra Nabi Muhammad wafat.

Saat itu, warga Madinah menduga gerhana matahari terjadi karena meninggalnya anak Rasulullah. Namun dengan tegas Rasulullah membantah bahwa tidak ada kaitan gerhana yang terjadi dengan meninggalnya putranya.

Gerhana Matahari murni bukti kekuasaan dan kebesaran Allah yang telah menciptakan jagad raya ini yang beredar sesuai orbit yang telah ditetapkan oleh Allah, sebagaimana dijelaskan di dalam Alquran.

“Jadi kalau ada yang bilang gerhana matahari terjadi karena ditelan raksasa sehingga harus membunyikan sesuatu untuk mengusir sang raksasa, itu semua mitos,” ujar Ridho.

Rasulullah, kata Ridho, selain menganjurkan umat Islam melaksanakan salat khusuf, juga menganjurkan memperbanyak zikir, memuji kebesaran Allah. (nur)

Respon Anda?

komentar