Penanganan Banjir di Tanjungpinang Belum Menyeluruh

457
Pesona Indonesia
Pengendara sepeda motor mendorong kendaraannya saat melewati banjir di jalan Pemuda Tanjungpinang beberapa waktu lalu. foto:yusnadi/batampos
Pengendara sepeda motor mendorong kendaraannya saat melewati banjir di jalan Pemuda Tanjungpinang beberapa waktu lalu. foto:yusnadi/batampos

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang belum bisa melakukan penanganan banjir secara menyeluruh, karena masih terkendala persoalan pembebasan lahan.

”Lahan itu berupa rawa yang belum ada dasar untuk pembebasan. Karena itu kami harus menyelesaikannya terlebih dahulu,” ujar Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah di Perumahan Bukit Raya, Selasa (8/3).

Menurut Lis, pembebasan lahan tersebut penting karena dianggap sebagai solusi terbaik penanganan banjir di daerah kepulauan, yang sangat dipengaruhi oleh pasang surut air laut. Setelah persoalan lahan selesai, baru selanjutnya pihaknya akan melakukan pengadaan mesin pompa.

“Bagian hilir harus dibuat kolam, dan kemudian akan diletakkan mesin pompa,” ujarnya.

Pemasangan pompa, menurutnya sangat tepat untuk mencegah terjadinya banjir ketika hujan deras dan kondisi pasang. “Kalau ada pompa ini, saat pasang dia nutup, kalau surut baru membuka untuk mengalirkan air dari darat,” ujarnya.

Tahun 2016 ini, karena keterbatasan anggaran, Pemko Tanjungpinang hanya memiliki dana Rp700 untuk penanganan banjir. Anggaran tersebut hanya diperuntukkan bagi kegiatan normalisasi drainase. (lra/bpos)

Respon Anda?

komentar