PIN Polio 2016, Dinkes Batam Targetkan 95 Persen Balita Diimunisasi

566
Pesona Indonesia
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Chandra Rizal memberikan imunisasi kepada balita di lapangan Tiban Centre, Tiban Indah, Selasa (8/3) sekira pukul 10.00 WIB.  Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Chandra Rizal memberikan imunisasi kepada balita di lapangan Tiban Centre, Tiban Indah, Selasa (8/3) sekira pukul 10.00 WIB.
Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos.co.id – Pekan Imunisasi Nasional (PIN) tahun 2016 di Kota Batam resmi dibuka oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Gintoyono Batong dan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Chandra Rizal di lapangan Tiban Centre, Tiban Indah, Selasa (8/3) sekira pukul 10.00 WIB.

Gintoyono mengharapkan dengan pemberian imunisasi kepada balita yang berusia 0-59 bulan ini, maka diharapkan Indonesia bebas polio pada tahun 2020 mendatang. Di Batam sendiri, Dinkes menargetkan sebanyak 122.886 anak usia 0-5 tahun mendapatkan pelayanan vaksin polio.

Sementara itu, Chandra Rizal mengatakan, untuk tahun ini Dinkes menargetkan 95 persen balita mendapatkan imunisasi. ”Targetnya hanya 99 ribu balita, tapi berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya kita selalu membuat cadangan sebesar 20 persen,” jelasnya.

Kegiatan yang serentak dilakukan di seluruh Indonesia ini, kecuali Yogyakarta di mulai dari 8 hingga 15 Maret 2016. Dinkes telah menyediakan 645 pos dan 1.814 kader yang tersebar di rumah sakit, puskesmas, KKP, dan bidan yang telah memiliki izin dari Dinkes. ”Marilah beramai-ramai bawa anak ke posyandu terdekat, dan ini gratis,” sebut Chandra.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kota Batam, Sri Rupiarti menuturkan pelaksanaan PIN akan dipantau langsung oleh Dinkes. ”Kita sudah bentuk tim untuk turun langsung ke lapangan. Semua ikut berpartisipasi,” ujarnya.

Selain itu, Dinkes juga akan melakukan imunisasi kepada 15 balita imigran yang berada di shelter Sekupang. ”Ya, walau tidak banyak tapi mereka tetap kami imunisasi. Untuk waktunya masih belum tahu,” tutupnya. (cr17)

Respon Anda?

komentar