WNI Terjebak 1,5 Jam di Lift Ang Mo Kio Singapura

770
Pesona Indonesia
Evi saat masuk lift dan saat berhasil dikeluarkan setelah terjebak 1,5 jam. Foto: http://www.stomp.com.sg/
Evi saat masuk lift dan saat lift berhasil dibuka setelah terjebak 1,5 jam. Foto: http://www.stomp.com.sg/

batampos.co.id – Evi Lisnawati, 36 tahun, warga negara Indonesia yang bekerja di Singapura terjebak di salah satu lift Ang Mo Kio Singapura selama satu setegah jam lamanya. Kondisi ini membuat Evi trauma.

Dilansir koran berbahasa Cina, Lianhe Wanbao, peristiwa itu bermula Senin (7/3/2016) malam, saat Evi hendak menjemput dua anak majikannya.

Evi pun memasuki lift di lantai lima di Blok 317 di Ang Mo Kio Street 31 sekitar pukul 19.15. Namun saat lift yang ia gunakan mencapai lantai dasar, pintunya terbuka tapi hanya sebagian. “Kemudian tertutup kembali,” ujar Evi.

Ia kemudian menekan tombol “pembuka pintu” tetapi tidak berfungsi. Bahkan lift tiba-tiba naik ke lantai tiga dan berhenti selama sekitar dua detik.

“Lift kemudian bergerak sangat cepat ke lantai 20,” kata Evi.

Evi sempat terlempar ke atas ketiga lift tiba-tiba berhenti di lantai 20. Beberapa detik kemudian, lift turun sedikit, melayang-layang antara lantai 19 dan 20.

Ia kemudian menghubungi majikannya, namun ponselnya itu sempat terlepas dari genggaman saat lift tersebut berhenti tiba-tiba setelah meluncur kencang dari lantai dasar ke lantai 20.

Warga yang bisa melihat kakinya melalui pintu lift, mencoba untuk membantu mengeluarkan Evi yang ketakutan sekitar pukul 19.30. Tapi pintu lift tidak bisa terbuka.

Warga kemudian menghubungi Angkatan Pertahanan Sipil Singapura (SCDF). Evi kemudian berhasil  dikeluarkan dari lift setelah SCDF mendatangkan teknisi angkat pada pukul 9 malam.

Meski Evi merasakan sakit di sekujur tubuhnya karena terhembas di dalam lift, namun ia menolak dibawa ke rumah sakit. Pengalaman pahit inimembuat Evi tidak bisa tidur malam itu setelah tiba di rumah majikannya.

Seorang juru bicara dari Dewan Kota Ang Mo Kio mengatakan kepada The Straits Times bahwa pihaknya saat ini masih menyelidiki insiden tersebut. (straitstimes/singapuraterkini)

Respon Anda?

komentar