Bawa Sabu Setengah Kilogram, Penumpang dari Malaysia Ditangkap Petugas BC

406
Pesona Indonesia

sabu-sabubatampos.co.id – Petugas Bea dan Cukai (BC) dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B yang bertugas di Pelabuhan Internasional Tanjungbalai Karimun, menangkap seorang penumpang yang baru turun dari kapal yang berasal dari Kukup, Johor Bahru, Malaysia, karena mencoba menyelundupan narkotika jenis sabu, Rabu (9/3) sekira pukul 08.30 WIB.

Pelaku yang diketahui bernama Azhar berkewarganegaraan Indonesia dan memegang paspor nomor A7393636 sudah diserahkan ke Satuan Narkoba Polres Karimun bersama barang bukti sekitar setengah kilogram lebih.

Kapolsek Kawasan pelabuhan Tanjungbalai Karimun, AKP Krisna Ramadhani kepada koran ini membenarkan bahwa aparat BC yang bertugas di Pelabuhan Internasional telah melakukan penangkapan terhadap penumpang yang baru datang dari luar negeri.

”Kita menanyakan kepada petugas BC yang bertugas di sana (Pelabuhan Internasional, red) memang memang benar ada penangkapan satu orang penumpang yang membawa SS. Hanya saja, pihak BC akan menyerahkan ke polisi untuk ditindaklanjuti,” papar Kapolsek.

Data yang dihimpun Batam Pos, penangkapan terhadap Azhar terjadi pada saat akan melalui pintu detektor yang dipasang di pelabuhan. Ketika dilalui alarm pintu tersebut berbunyi. Sehingga, dilakukan penggeledahan terhadap badannya. Pemeriksaan saat itu tidak menemukan apa-apa. Namun, petugas BC meminta kepada Azhar untuk membuka kedua sepatunya.

Setelah sepatu dibuka dan diperiksa, ternyata di dalamnya ditemukan empat paket SS. Masing-masing sepatu ditemukan dua paket. Jenis sepatu yang digunakan oleh Azhar jenis sepatu pria tinggi. Sehingga, hal ini memudahkan untuk menyimpan SS di dalam sepatu. Azhar sendiri merupakan warga Batam dan sudah sering keluar masuk ke Malaysia. Saat ini, Zahar sedang menjalani pemeriksaan di Polres Karimun.

Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean B Tanjungbalai Karimun, Abien yang dihubungi Batam Pos berkali-kali melalui telepon genggamnya untuk mengkonfirmasi penangkapan tersebut, tidak merespon. Kemudian, pesan singkat yang dikirim juga belum dibalas. (san/bpos)

Respon Anda?

komentar