Google Pun Turut Promosikan Pesona GMT 2016

388
Pesona Indonesia
Tampilan mesin pencari goggle saat gerhana terjadi, rabu (9/3/2016).
Tampilan mesin pencari goggle saat gerhana terjadi, rabu (9/3/2016).

batampos.co.id – Perhatian dunia terhadap gerhana matahari total (GMT) yang terjadi di Indonesia, Rabu (9/3/2016) tak hanya menjadi tranding topic di dunia maya, tapi juga menarik perhatian situs nomor satu dunia, Google. Google pun ikut mempromosikan Pesona GMT 2016.

Tentu ini bukan karena sesuatu yang simple, karena mesin pencari terbesar di dunia ini mengangkat secara khusus gerhana dengan istilah hanya satu-satunya negara di muka bumi ini yang dilalui fenomena alam 350 tahun sekali itu.

Persis seperti yang kerap digaungkan Menteri Pariwisata Arief Yahya. Ada 3 hal menarik dari GMT sehingga harus dipromosikan gede-gedean di berbagai belahan bumi ini.

“Pertama, ini peristiwa langka yang terjadi 3,5 abad sekali di titik yang sama. Kedua, ini hanya terjadi di Indonesia, persisnya di 12 provinsi. Ketiga, kemenpar mengkoordinasi 100 event untuk menyambutnya,” ujarnya.

Dalam sebuah artikelnya, Google menuliskan dengan sangat tegas:

“Indonesia is the only country to enjoy the solar eclipse. The only country that special, Indonesia territory traversed only total eclipse only Avalanche’s 5 Myths Total Solar Eclipse among World Society. Indonesia is the only country that will be passed lanes eclipse events this rare will be experienced by the 12 provinces in 12 hours ago See Some areas in Indonesia on March 9, 2016 will pass the total solar eclipse events happening in Indonesia and Watch Movies Cinema This including 2 days ago Indonesia is only state Logically smaller objects will not be able to cover more objects as the only country with a coverage area GMT largest in the world. 2016. Related total solar eclipse in Indonesia on March 9, 2016 total solar eclipse will pass (GMT). will take place in Indonesia solar eclipse is often interpreted to be March 9, 2016 Total Solar Eclipse in Indonesia”.

Itulah sebaris kalimat yang ditulis di situs Google beberapa waktu lalu. Efeknya pun dahsyat. GMT menjadi buruan banyak orang. Benua mana yang tak hadir ke Indonesia? Asia? Afrika? Emerika? Eropa? Australia? Semua seolah kompak mengutus perwakilan ke Indonesia.Jangan kaget, para pemburu gerhana yang datang dari berbagai belahan dunia tadi tak segan kehilangan uangnya demi menonton GMT yang hanya melintasi Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga ke Maluku Utara.

Banyak bumbu, banyak gimmick, banyak atraksi, banyak warna, dan yang utama, banyak devisa yang bisa didulang. Kemenpar sampai berani menargetkan lima juta wisatawan lokal ikut menikmati GMT 2016 di 12 Provinsi di Indonesia dengan asumsi perputaran uang Rp 3,8 triliun. Itu belum termasuk 100 ribu turis mancanegara yang diperkirakan bisa menyumbang penerimaan devisa hingga Rp 1,56 triliun.

“Ini jadi bukti bahwa pariwisata bisa memberi banyak manfaat sosial – ekonomi,” tutur Ketua Umum Asosiasi Biro Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Asnawi Bahar, Kamis (10/3/2016).

Pertama, kata Asnawi, Indonesia menjadi pusat perhatian dunia. Banyak media asing yang meliput. Kedua, GMT sukses mengundang turis manca negara ke Indonesia. Kehadiran mereka di berbagai kota di Indonesia, membawa rezeki bagi masyarakat yang berprofesi pedagang, mempunyai restoran, penginapan, hotel, biro perjalanan, taksi hingga maskapai penerbangan. Ekonomi bergerak dinamis dan menciptakan pemerataan.

“Negara juga mendapatkan devisa dari kehadiran turis manca negara serta pajak dari berbagai kegiatan yang terkait gerhana matahari,” kata Asnawi.

Setelah pagi ini, berkah GMT baru bisa dinikmati tujuh tahun lagi. Dari perhitungan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), gerhana matahari total baru bisa terlihat lagi di Indonesia pada 20 April 2023. Dan saat itu, GMT hanya akan melintasi Maluku dan Papua Barat. (inf)

Respon Anda?

komentar