Pemko Tanjungpinang Anggarkan Taskin Rp 14 M

353
Pesona Indonesia
 Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul. foto:yusnadi/batampos
Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul. foto:yusnadi/batampos

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang menyiapkan anggaran Rp 14.298.588.000 untuk program pengentasan kemiskinan (Taskin) pada tahun 2016.

“Kami berharap bantuan dapat bermanfaat. Juga dapat mengurangi angka kemiskinan,” ujar Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul yang juga Ketua Tim Koordinasi Pengentasan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kota Tanjungpinang, Rabu (9/3).

Menurut Syahrul, angka kemiskinan di Kota Tanjungpinang mengalami penurunan, dimana pada tahun 2015 sebanyak 12 ribu jiwa, sementara di tahun 2016 ini berkurang menjadi 10 ribu jiwa. “Mudah-mudahan angka terus berkurang setiap tahunnya,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Sekretariat TKPKD Kota Tanjungpinang Tri Cahyo Wibowo menjelaskan, anggaran sebesar Rp 14.298.588.000 tersebut diperuntukkan bagi program pemenuhan hak dasar Rp 9.044.292.000, untuk program rehab rumah tidak layak huni (RTLH) Rp 4.942.769.000, dan untuk program pembinaan unit usaha Rp 311.497.000.

“Bantuan memang didominasi untuk kesehatan dan sosial,” ujar Cahyo yang juga Kabid Perencanaan Sosial dan Budaya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tanjungpinang tersebut.

Untuk penyaluran bantuan, kata Cahyo, dilakukan oleh dinas bersangkutan, yaitu Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungpinang, serta Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Tanjungpinang.

Cahyo melanjutkan, dana yang telah dianggarkan tersebut juga diperuntukkan bagi pembayaran iuran BPJS untuk 17.500 jiwa dan 100 unit rumah tangga sasaran (RTS) untuk program RTLH.

Pemko Tanjungpinang hanya menganggarkan program rehab untuk 100 RTS. Selebihnya masih menunggu dana sharing Provinsi Kepri. “Karena MoU kita dengan Pemrov Kepri berakhir 2015 lalu, kami masih menunggu payung hukum untuk kelanjutannya seperti apa,” ujarnya.

Tapi, jika pada perjalanannya ternyata MoU belum dilakukan di tahun 2016 ini, Cahyo mengatakan, bantuan program RTLH tetap akan berjalan dengan alokasi yang telah ada dari APBD Kota Tanjungpinang tahun 2016.

Selain itu, untuk RTLH ini pihaknya melalui Dinsosnaker Kota Tanjungpinang juga tengah mengupayakan menjolok dana APBN. “Juga untuk bedah kampungnya,” tutupnya. (Lra/bpos)

Respon Anda?

komentar