12,9 Persen Penduduk Palembang Tergolong Miskin

575
Pesona Indonesia
Stok beras untuk rakyat miskin.

batampos.co.id – Penduduk miskin di Palembang tercatat 12,9 persen dari 1,6 juta penduduk. Persentase ini dinilai ini rendah dibandingkan kota metropolitan lain di Indonesia.

“Orang miskin tidak bisa dikurangi. Sebab kota akan selalu menjadi tempat harapan perubahan tingkat ekonomi mereka yang berada di daerah. Arus migrasi tak bisa dicegah,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Palembang, Reflin Arda, Rabu (9/3).

Dia menambahkan, angka kemiskinan memang sulit ditekan. Tahun lalu tercatat 13 persen dari jumlah penduduk Palembang. Namun, jumlah penduduk ini juga terus bertambah akibat pengaruh migrasi.

Sementara itu BPS Palembang mencatat jumlah masyarakat penerima beras miskin di Palembang 2016 sebanyak 72.178 rumah tangga sasaran (RTS). Jumlah tersebut sama dengan RTS yang menerima beras miskin pada 2015 lalu.

Reflin mengatakan data ini merupakan data pokok tahun 2011 meskipun pihaknya melaksanakan sensus raskin setiap tiga tahun sekali.

“Berbeda dengan sensus kemiskinan yang digelar setiap tahun. Jumlah RTS penerima beras miskin sama seperti tahun lalu, masih di angka 72.178 RTS,” ungkapnya usai sosialisasi program raskin di kantor Pemko Palembang.

Tingkat kemiskinan dilihat dari beberapa faktor, diantaranya sisi pengeluaran rumah tangga seperti biaya makan, pendidikan, dan transportasi.

Terkait distribusi raskin, dari rapat sosialisasi diketahui tidak ada perubahan juga pada mekanismenya. Nilai tebusan dipatok Rp1500/kg. “Teknisnya dari bulog,” pungkasnya. (palembang-post.com)

Respon Anda?

komentar