DPRD Batam Tolak Pembangunan Hotel di Bawah Bukit Clara

285
Pesona Indonesia
wekom-to-batam
DPRD Batam tak rela tulisan “Welcome to Batam” di ujung sana itu ditutupi bangunan.

batampos.co.id – Anggota Komisi III DPRD Kota Batam, Muhammad Jefri Simanjuntak menyayangkan adanya rencana pembangunan hotel dan apartemen di depan bukit clara, Batamcentre. Apalagi jika Badan Pengusahaan (BP) Batam telah memberikan restu dengan mengeluarkan fatwa planologi.

“Salah satu ikon batam yakni welcome to batam akan hilang, tertutup hotel. Kita akan tolak habis-habisan,” kata Jefri Simanjuntak.

Bila BP Batam mengizinkan pembangunan, sudah dipastikan tak berkoordinasi dengan pemerintah kota (Pemko), untuk mensinkronisiasikan program pembangunan kedua isntasni ini. “Suka-suka mereka (BP) saja mengalokasikan lahan, tata ruang taunya khan BP Batam saja,” tuding Jefri.

Menurutnya, lahan seluas sekitar tiga hektare itu sudah lama mangrak. “Kenapa baru sekarang ada rencana pembangunan, itupun menutup ikon batam,” tuturnya.

Ketua Komisi III DPRD Kota Batam, Djoko Mulyono meminta pemerintah menolak pendirian hotel. Untuk menyelamatkan ikon Batam, pemko jangan mengeluarkan izin emndirikan bangunan (IMB). “Tak mungkin bukit clara ditinggikan, karena itu pembangunanya harus kita tolak” kata Djoko.

Djoko menuturkan, pihaknya bukan anti pembangunan. Namun keberadaannya harus sesui dengan RT RW, estetika. “Serta tidak merusak infrastruktur yang sudah ada,” katanya.

Direktur Humas dan Promosi BP Batam, Purnomo Andi Antono mengatakan, pihaknya akan mengecek ke bagian lahan. Apakah pengembang sudah mengantongi fatwa planologi atau belum. “Suda saya tanyakan, tapi belum ada jawaban,” kilahnya.(hgt)

Respon Anda?

komentar