Palsukan Surat Tanah, Djodi Wirahadikusuma Dijebloskan ke Penjara

682
Pesona Indonesia
Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Andri Kurniawan. foto:yusnasdi/batampos
Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Andri Kurniawan. foto:yusnasdi/batampos

batampos.co.id – Djodi Wirahadikusuma, ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Tanjungpinang dalam dugaan pemalsuan surat tanah yang berlokasi di Jalan Daeng Celak, Sei Carang Tanjungpinang.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Andri Kurniawan mengatakan penetapan tersangka terhadap Djodi tersebut dilakukan pihaknya setelah keluarnya hasil laboratorium forensik terhadap surat tanah yang dimiliki Djodi dan ternyata palsu.

”Alat bukti yang kami miliki hasil labfor surat tanah yang dipegangnya ternyata itu palsu,”ujar Andri, Kamis (10/3).

Dikatakan Andri, terungkapnya dugaan pemalsuan surat tanah yang dilakukan Djodi, setelah tim penyidik mendapatkan beberapa bukti dan keterangan saksi.

”Ini termasuk saksi pemilik asal tanah yang dibeli Djodi. Tanah itu dijual hanya 9.000 meter persegi beberapa tahun lalu,” kata Andri.

Dilanjutkan Andri, hari ini tim penyidiknya juga melakukan pemeriksaan terhadap Djodi untuk melengkapi petunjuk Jaksa atas berkas kasus yang menjeratnya tersebut.

”Dia kami panggil dan masih menjalani pemeriksaan. Setelah menjalani pemeriksaan dia akan langsung kami tahan,” ucap Andri.

Penahanan terhadap yang bersangkutan, terang Andri, dilakukan pihaknya agar mempercepat proses penyidikan dan juga agar yang bersangkutan tidak melarikan diri.

”Langsung kami tahan. Yang jelas dia kami lakukan pemeriksaan tambahan terlebih dulu untuk melengkapi P19. Pasal yang kami jerat untuk dia yakni pasal 263 ayat (2) KUHP tentang pemalsuan dokumen penting,” ucap Andri.(ias/bpos)

Respon Anda?

komentar