Pasien Stroke di RSUD Batam Butuh Bantuan

737
Pesona Indonesia
Misti, pasien stroke terbaring tak berdaya di RSUD Embung Fatimah. Foto: batampos
Misti, pasien stroke terbaring tak berdaya di RSUD Embung Fatimah. Foto: batampos

batampos.co.id –  Misti, 60, wanita asal Temurejo, Banyuwangi, Jawa Timur terkena stroke berat dan pendarahan pada otak. Sudah sepekan ia terbaring lemas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah.

“Jangankan bawa pulang. Untuk berobat di sini tidak tahu bayar dengan apa,” ujar  Maskur, putra sulung Misti,  Kamis (10/3/2016).

Melihat kondisi sang ibu yang terus menurun, Maskur berencana akan merawat ibunya di kampung halaman di Desa Temurejo, Bangorejo, Banyuawangi.

“Saya tidak tahu harus bagaimana lagi,” kata Maskur sambil meneteskan air mata.

Misti dirawat dengan kategori pasien umum.  Ia dibawa ke rumah sakit pada Rabu (8/3/2016) lalu oleh rekannya dari Malaysia. Misti sebelumnya bekerja selama dua bulan di Malaysia. Karena sakit kemudian dipulangkan melalui Batam.

“Sebelum pulang saya minta dibawa ke Jawa saja. Tapi malah dibawa ke Batam,” ungkapnya.

Tanpa pikir panjang  Maskur langsung menjenguk ibundanya itu ke Batam. “Saya tidak punya uang. Hari-hari saya kerja tambal ban,” tuturnya.

Maskur mengaku tak sanggup lagi membiayai pengobatan ibunya. Ia hanya bisa berharap bisa dibantu oleh siapapun agar bisa ia pulangkan Misti ke kampung halaman.

Humas RSUD Embung Fatimah, Batuaji, Nuraini, mengatakan pihaknya sudah membantu dan mencoba berkoordinasi dengan pihak paguyubah Jawa, namun belum ada hasil.

“Sudah kita sampaikan. Semoga ada pertolongan dari warga paguyuban yang aada di Batam,” tutupnya. (cr14)

Respon Anda?

komentar