Rumah Tangga di Ambang Perceraian? Konsultasi dengan BP4

570
Pesona Indonesia
Kepala Kantor Kemenag Wilayah Kepri, Marwin Jamal. foto:ist
Kepala Kantor Kemenag Wilayah Kepri, Marwin Jamal. foto:ist

batampos.co.id – Kepala Kantor Kemenag Wilayah Kepri, Marwin Jamal mengatakan sesuai dengan Keputusan Menteri Agama No. 85 Tahun 1961, Badan Penasihatan, Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) sebagai satu-satunya badan atau lembaga yang bergerak pada bidang penasihatan perkawinan dan pencegahan terjadinya perceraian. Salah satu tugas BP4 adalah untuk mendamaikan pasangan suami istri yang sedang bersengketa atau berselisih atau juga dalam hal tertentu memberikan nasehat bagi calon pasangan suami istri yang akan melangsungkan perkawinan.

“Maka untuk itu sebagai pengurus BP4 atau seorang konselor harus memiliki keahlian dalam bidang pelayanan konseling, sebab dalam proses konseling teknik yang baik adalah kunci keberhasilan menuju tercapainya tujuan konseling,” terang Marwin.

Kepada BP4, Marwin meminta mereka sebisa mungkin nantinya usai mengikuti pelatihan bekerja keras membantu pasangan muda yang akan menikah untuk merencanaan pernikahan yang matang sejak dari awal agar potensi konflik bisa dikenali sejak dini sehingga dapat dilakukan pencegahan berakhirnya sebuah pernikahan.

“Makanya sekarang ini kan diwajibkan bagi calon pengantin untuk mengikuti bimbingan pranikah,” ujarnya.

Bagaimana pun, sambung Marwin, tujuan utama sebuah pernikahan adalah mewujudkan rumah tangga yang kekal. “Paradigma yang harus dikembangkan adalah pernikahan adalah peristiwa yang terjadi sekali seumur hidup dan menjadi sejarah, sekali seumur hidup,” tegasnya.

Marwin menjelaskan keluarga sakinah adalah keluarga yang mampu memenuhi kebutuhan dasar secara layak dan seimbang baik materiil maupun spiritual, diliputi suasana yang penuh dengan kasih sayang antara anggota keluarga dan lingkungannya dengan selaras dan serasi serta mampu mengamalkan menghayati dan memperdalam nilai-nilai keimanan, ketaqwaan dan akhlak mulia.

“Tidak ada kebahagiaan bagi pasangan yang menikah secara tidak sah. Tolong beri pemahaman kepada generasi muda kita untuk menjaga diri dengan baik,” tekannya. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar