Tempat Ngopi Orang Batam Jadi Kota Termahal di Dunia

1087
Pesona Indonesia
Salah satu sudut Kota Singapura, kota termahal di dunia. Foto: muhammad nur/batampos.co.id
Salah satu sudut Kota Singapura, kota termahal di dunia. Foto: muhammad nur/batampos.co.id

batampos.co.id – Singapura yang menjadi tempat orang Batam ngopi atau sekadar nongkrong di akhir pekan, dinobatkan sebagai kota termahal di dunia oleh Economist Intelligence Unit (EIU).

Hingga saat ini, belum ada yang bisa menyaingi tingginya biaya hidup di kota paling sibuk se-Asia Tenggara tersebut. Khususnya bagi ekspatriat atau kaum pendatang.

Tahun ini, menurut EIU, Singapura kembali mengungguli Kota Zurich di Swiss. Hongkong, Jenewa, dan Paris yang masing-masing berada pada urutan ketiga, keempat, dan kelima. Menyusul pada urutan keenam dan ketujuh adalah Kota London di Inggris dan Kota New York di Amerika Serikat (AS).

Di urutan terakhir tertera nama Kota Lusaka yang merupakan ibu kota Zambia sebagai kota termurah.

“Selama 17 tahun melakukan survei, saya tidak pernah menemui lonjakan biaya hidup yang setinggi 2015,” kata Jon Copestake yang terlibat dalam survei EIU, Kamis (10/3/2016).

Tahun lalu biaya hidup di kota-kota besar di seluruh dunia memang meningkat. Selain karena tidak stabilnya nilai tukar dolar AS terhadap mata uang lainnya, jatuhnya harga minyak dan perang di Timur Tengah menjadi pemicu.

Total 133 kota menjadi objek survei EIU kali ini. Tiap negara diwakili satu kota. Kecuali, India yang diwakili Kota Bangalore dan Mumbai. Dua kota tersebut menempati urutan kedua dan ketiga dari belakang. (BBC/thestraitstimes/jpnn/nur)

Respon Anda?

komentar