TNI AL Gagalkan Penyelundupan Puluhan Ribu Miras

624
Pesona Indonesia

mikolbatampos.co.id – Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) 4 Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Ranai berhasil menggagalkan upaya penyelundupan puluhan ribu botol minuman keras (miras) yang dibawa melalui jalur laut oleh kapal perintis KM Trigas 5 di pelabuhan Penagi, Ranai, Kamis (10/3).

Upaya penggagalan penyelundupan puluhan ribu botol miras tersebut bermula dari adanya informasi yang diperoleh Danunit Intel Lanal Ranai yang menyatakan  kapal perintis KM Trigas 5 memuat minuman berakohol yang mengatasnamakan milik oknum anggota TNI AL.

Menyikapi informasi tersebut, Danunit Intel beserta Tim WFQR 4 Lanal Ranai bergerak ke pelabuhan Penagi untuk melakukan konfirmasi dan mengecek kebenaran informasi tersebut. Dari hasil pemeriksaan dan investigasi terhadap pengawas muatan kapal perintis KM Trigas 5 yang berinisial “P” didapat informasi bahwa kapal perintis KM Trigas 5 memuat minuman berakohol dengan pemilik oknum TNI AL. Namun tidak diketahui siapa nama personel yang dimaksud.

Berbekal hasil investigasi di lapangan, Tim WFQR 4 Lanal Ranai melakukan proses penyitaan atas mirasberakohol tersebut untuk selanjutnya dibawa ke Mako Lanal Ranai guna proses pendalaman dan pengembangan lebih lanjut.

Komandan Lanal Ranai, Kolonel Laut (P) Arif Badrudin, M.Mgt., Stud, mengatakan dari hasil penyelidikan sementara, puluhan ribu botol miras tersebut bukan milik anggota TNI AL.

Komandan Lantamal IV Tanjungpinang, Kolonel Laut (P) S. Irawan, S.E. memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada jajaran Lanal Ranai atas prestasinya menggagalkan upaya penyelundupan puluhan ribu botol miras tersebut. Danlantamal IV menginstruksikan kepada seluruh Lanal yang berada di bawah Lantamal IV untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan melaksanakan patrol rutin khususnya di malam hari untuk meminimalisir tindak kejahatan di dan lewat laut. Saat ini puluhan ribu botol miras tersebut diamankan di Mako Lanal Ranai guna proses lebih lanjut.

“TNI AL sangat konsen terhadap pemberantasan peredaran miras dan narkoba karena miras dan narkoba terbukti telah merusak mental generasi muda Indonesia serta menjadi sumber konflik dalam kehidupan bermasyarakat,” tegas Danlantamal.

Saat ini, kata Danlantamal, narkoba dan miras beralkohol banyak masuk ke Indoenesia. Sehingga, jajaran TNI AL harus lebih meningkatkan kewaspadaan lagi menghindari dampak buruk narkoba dan miras terhadap generasi emas Indonesia.

Seperti diberitakan sebelumnya, beberapa hari yang lalu Lanal Ranai bekerja sama dengan KRI STS-376 telah berhasil menangkap enam kapal ikan Vietnam yang melakukan penangkapan ikan di zona ekonomi eksklusif Indonesia (ZEEI), dengan indikasi pelanggaran melakukan penangkapan ikan tanpa izin dan keenam kapal asal Vietnam tersebut terbukti tidak dilengkapi dokumen kapal.(ash)

Respon Anda?

komentar