Cek Sebelum Beli, Ada Ban Kendaraan Tak Ber-SNI Beredar

505
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian Perdagangan Ekonomi Kreatif dan Penanaman Modal (Disperindag-Ekraf dan PM) Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto mengimbau masyarakat Kota Tanjungpinang untuk teliti ketika akan membeli ban kendaraan bermotor. Pasalnya, dalam pengawasan oleh Disperindag ternyata masih ditemukan tempat usaha yang menjual ban mobil dan motor tidak ber-SNI di Kota Tanjungpinang.

“Ada tiga tempat usaha yang menjual ban tak ber-SNI ini,” ujar Teguh, Jumat (11/3). Berbagai merk ban tidak ber-SNI tersebut, kata Teguh, antara lain Hankok, Michelin dan Toyo.

Pemantauan terhadap ban ini menjadi prioritas pertama, karena berkaitan dengan keselamatan. “Jika tidak sesuai ketentuan, maka akan membahayakan keselamatan pengguna,” ujarnya.

Teguh melanjutkan, kendati saat ini telah memasuki era Masyarakat Ekonomi Asean, produk yang berasal dari luar tetap harus mematuhi undang-undang yang berlaku di
Indonesia. Seperti penggunaan label SNI, dan memiliki petunjuk penggunaan bahasa Indonesia.

Lebih lanjut, Teguh mengatakan, temuan yang diperoleh akan dilaporkan ke Kementerian Perdagangan RI untuk ditindaklanjuti. “Dan kami tetap melakukan pengawasan,” ujarnya. (Lra/bpos)

Respon Anda?

komentar