Hadapi Penilaian Piala Adipura, Warga Bintan Gotong Rotong

600
Pesona Indonesia
 Bupati Bintan, Apri Sujadi sedang membersihkan drainase di Kawasan Pasar Tradisional Berdikari, Jalan Berdikari, Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Jumat (11/3). foto:harry/batampos
Bupati Bintan, Apri Sujadi sedang membersihkan drainase di Kawasan Pasar Tradisional Berdikari, Jalan Berdikari, Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Jumat (11/3). foto:harry/batampos

batampos.co.id – Seluruh warga Kecamatan Bintan Timur serta jajaran aparatur Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan dari 35 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) melaksanakan gotong royong (goro) masal di seluruh kawasan Kecamatan Bintan Timur, Jumat (11/3). Kegiatan yang ditaja Pemkab Bintan ini dalam rangka menghadapi penilaian Piala Adipura.

“Dengan goro ini, selain upaya untuk mendapatkan Piala Adipura. Juga mewujudkan aksi solidaritas menjaga kebersihan lingkungan sekitar,” ujar Bupati Bintan, Apri Sujadi saat goro bersama masyarakat Kijang.

Memang ambisi Pemkab Bintan di tahun ini untuk mempertahankan Piala Adipura yang pernah diraih di tahun sebelumnya. Namun disebalik momen goro masal ini bukan hanya sebatas piala saja melainkan menghidupkan kembali budaya menjaga kebersihan bersama-sama, sesuai dengan program pemerintah menuju Bintan bersih dan sehat.

Dengan kebersamaan ini jugalah akan tercipta semangat untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan. Kemudian kandungan nilai-nilai yang tersirat dari kebersamaan merupakan perwujudan dari kearifan lokal dan juga sudah menjadi budaya asli bangsa Indonesia.

“Budaya bangsa kita adalah kebersamaan, kesatuan, dan persatuan. Jadi budaya inilah yang harus terus dilestarikan untuk memperkuat integritas sosial masyarakat seetempat,” katanya.

Hal senada juga dikatakan Wakil Bupati Bintan, Dalmasri Syam Kabupaten Bintan ini pernah dua kali menoreh prestasi pada penilaian Adipura. Diantaranya 2014 lalu mendapatkan penghargaan berupa piagam Adipura dan 2015 mendapatkan Piala Adipura. Jadi prestasi gemilang ini akan kembali diraih Pemkab Bintan di tahun ini.

“Goro masal ini dilakasanakan dibeberapa titik lokasi yang menjadi penilaian diantaranya kawasan pasar, sekolah, jalan raya, rumah sakit, taman kota dan pemukiman warga,” sebutnya.

Tidak hanya itu saja, sambungnya dengan goro ini juga menjadi alat pemupuk kembali kesadaran terhadap kebersihan lingkungan baik di rumah maupun ruang lingkup fasilitas umum. Sehingga dengan kondisi lingkungan bersih akan menghasilkan kualitas udara, bahkan juga terbebas dari wabah berbagai penyakit.

“Dengan biasakan hidup sehat. Bukan hanya Piala Adipura saja yang bisa diraih. Tetapi juga menghasilkan kualitas hidup masyarakat yang bebas dari berbagai wabah penyakit,” ungkapnya. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar