Hewan Laut Bulu Babi Ternyata Punya Khasiat Atasi Penyakit

3966
Pesona Indonesia
Bulu babi atau bulu mata. foto:net
Bulu babi atau bulu mata. foto:net

batampos.co.id – Kabupaten Kepulauan Anambas kaya akan bulu mata atau bulu babi. Biota laut yang bulunya runcing berwarna hitam dan beracun. Meski beracun, namun binatang yang biasa ditemukan di terumbu karang yang sudah mati hingga tepi-tepi rumah penduduk pada daerah pesisir ini memiliki khasiat yang bagus untuk tubuh manusia.

Salah seorang warga Teluk Buluh, Desa Tarempa Timur, Kecamatan Siantan Gunawan, mengatakan, hewan laut yang tumbuh di karang ini memiliki sejumlah khasiat mengatasi berbagai penyakit, mulai dari kencing manis, stroke. Hanya saja, untuk mengambilnya, harus berhati-hati dikarenakan duri hewan ini berbisa. Jika terkena bagian tubuh manusia, maka manusia tersebut akan merasakan sakit yang luar biasa. Bahkan bisa menyebabkan demam, hingga kelumpuhan.

“Ada caranya sendiri. Orang-orang tua dulu kerap memanfaatkan daging hewan ini untuk obat stroke dan kencing manis dan lain-lain. Kalau sekarang, mungkin orang banyak yang kurang tahu cara memanfaatkan khasiatnya jadi banyak dibiarkan di bawah rumah dan di karang,” ungkapnya.

Sementara itu diketahui biota laut tersebut memiliki nilai jual tinggi di daerah lain di Indonesia. Bahkan sejumlah negara seperti di Amerika bahkan Eropa, juga membutuhkan binatang ini. Bahkan dikabarkan bulu mata ini dibudidayakan diluar negeri untuk bisnis. Namun sayangnya jika tumbuh di Indonesia, binatang ini hanya tumbuh liar tanpa dimanfaatkan secara maksimal.

Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Kelautan Perikanan (DKP) Kabupaten Kepulauan Anambas Defrian, tidak menampik bahwasanya populasi binatang ini cukup besar karena binatang ini tumbuh dimana saja. Namun diakuinya pemanfaatannya belum optimal. “Populasinya terbilang banyak, tapi untuk budidaya sejauh ini belum ada. Saat ini kami masih fokus ke budidaya yang sudah diprogramkan,” ungkapnya. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar