Ini Menu Camilan Untuk ‘Si Lapar Mata’

534
Pesona Indonesia

_MG_5110

batampos.co.id – Ngeteh yuk? Kalimat ini memang menjadi tagline salah satu iklan teh terkemuka di Indonesia. Ahh, alangkah nikmatnya ketika menyeruput teh dari cangkir selagi hangat-hangatnya. Pikiran jadi plong dan komunikasi dengan pasanganpun jadi lancar.

Menyeduh teh di sore hari memang bukan asli budaya kita. Awalnya afternoon tea hanya dilakukan oleh para konglomerat di Inggris. Kebiasaan ini dilakukan antara waktu makan siang dan makan malam, yakni di sore hari.

Istilah afternoon tea berubah menjadi high-tea setelah kebiasaan ini juga melibatkan kalangan pekerja. Roti, keju, sayuran, dan sesekali daging, menjadi selingan menu high tea.

Sebagai kota yang terus berkembang dinamis, Grand I Hotel turut menyajikan menu Hi tea untuk para pecinta kuliner Batam. Hotel bintang 4 yang beralamat di Jl Teuku Umar Nagoya ini memang berubah nama dari yang tadinya I Hotel, menjadi Grand I Hotel.

“Kami menyediakan 2 macam teh yakni English black tea, dan peppermint tea serta menyajikan 15 macam cemilan,” ujar Ade Sofyan, executive Chef di Grand I hotel.

Camilan yang disajikan berukuran mini, karena sifatnya memang tidak untuk mengenyangkan perut. Tapi dengan banyaknya jenis varian, membuat pengunjung yang menderita ‘lapar mata’ akan lumayan terpuaskan.

Ada si merah red velvet cake yang menggoda, vanilla eclaire yang menyerupai kue sus, sambosa makanan khas India, breaded squid ball, mini spring roll, dan banyak lagi yang membuat sore Anda menjadi lebih semarak.

Keinginan untuk mencecah berbagai camilan dengan dekorasi menggoda memang kerap timbul pada sebagian orang, terutama kaum wanita. Untuk itu high tea memang cocok dilakukan para wanita ketika ‘ngumpul-ngumpul’ bersama dengan para sahabatnya selepas beraktifitas di sore hari.

Untuk mendapatkan paket high tea, pelanggan cukup membayar Rp 99 ribu per couple. Dengan nuansa restoran di hotel berbintang 4, Anda akan mendapatkan pelayanan dan suasana premium (fenny)

Respon Anda?

komentar