Mau Dibawa ke Tanjungpinang, 216 Batang Kayu Hasil Illegal Logging Diamankan Polair Lingga

646
Pesona Indonesia
Kayu balok yang diamankan di Polres Lingga. foto:wijaya satria/batampos
Kayu balok yang diamankan di Polres Lingga. foto:wijaya satria/batampos

batampos.co.id – Polisi Air Polres Lingga mengamankan enam ton kayu balok di atas kapal tak bernama di perairan Selat Bati, Kecamatan Senayang, Rabu (9/3) sekitar pukul 1.00 WIB dini hari. Selanjutnya Polair menyerahkan kasus tersebut ke Reskrim Polres Lingga.

Menurut Kasat Reskrim Polres Lingga, AKP Syaiful Badawi, mereka juga mengamankan satu tersangka berinisal LD, 34, warga Tanjungpinang sebagai nakhoda kapal tanpa nama tersebut. Selain itu, kayu telah diamankan di Mapolres Lingga dan kapal pengangkut kayu diamankan di Pos Polair Polres Lingga di Jagoh.

“Kami masih mendalami kasus ini. Kemungkinan ada keterkaitan tersangka lain,” kata Syaiful ketika dikonfirmasi, Jumat (11/3) siang.

Dari hasil pemeriksaan tersangka, Syaful mengatakan, kayu balok ilegal tersebut dibawa dari hutan Senayang dan berencana akan di jual ke Tanjungpinang. Kayu balok yang dibawa tersebut berjumlah 216 batang.

Karena ulah LD, polisi mengenakan Undang-Undang No 18 Tahun 2013 tentang pencegahan pemberantasan hutan. Jika melakukan pembalakan dan sesuai prosedur maka hal ini tidak dilarang.

“Masyarakat semestinya tidak lagi melakukan pembalakan liar dan merusak hutan,” ujar Syaiful. (wsa/bpos)

Respon Anda?

komentar