Perbaikan masih Berlangsung, PLN Belum Bisa Pastikan Kapan Pemadaman Bergilir Berakhir

635
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – PT PLN (Persero) Rayon Tanjungbalai Karimun belum bisa memastikan kapan akan berakhirnya pemadaman listrik. Pasalnya, perbaikan di wilayah jalur feeder 2 masih berlangsung. Jadi ada gangguan jaringan listrik yang secara bergantian.

”Sekali lagi saya mohon maaf kepada pelanggan. Banyak kerusakan di jaringan listrik, hang isolatornya banyak yang pecah, dan sedang dilakukan pergantian dengan join kabel TM. Maklum hang isolator tersebut, sudah lama tidak dilakukan peremajaan. Sudah 22 buah kita lakukan pergantian, ini juga ada gangguan yang sama di beberapa titik,” kata Manager PT PLN (Persero) Rayon Tanjungbalai Karimun Dedi Januar, Jumat (11/3).

Terjadinya gangguan di jaringan listrik tersebut, disebabkan cuaca panas sehingga hang isolator tersebut mengalami kerusakan. Sedangkan, pasokan daya listrik tidak ada masalah hingga beban puncak mencapai 24,5 MW. Artinya, pasokan listrik ke pelanggan tidak ada kendala.

”Untuk sementara saya belum bisa memastikan kapan gangguan ini berakhir. Karena, hampir di semua jaringan terjadi kerusakan. Namun, kita usahakan semaksimal mungkin untuk di perbaikan secepatnya. Jadi harap bersabarlah, termasuk kemarin juga dilakukan pemadaman di wilayah Tanjungbalai sekitarnya,” paparnya.

Sedangkan, pemberitahunan gangguan sudah dilayangkan ke pihak kelurahan dengan nomor surat 064/060/TBK/2016 tertanggal 10 Maret 2016 kepada Kelurahan Baran Barat, Baran Timur, Meral Kota, Harjosari, Sei Lakam yang di tembuskan langsung kepada Bupati Karimun, Camat Meral, Kapolsek Meral, Kapolres Karimun dan PT PLN (Persero) Area Tanjungpinang.

”Sebelumnya, kita sudah umumkan ada gangguan jaringan pada tanggal 7 Maret lalu. Pokoknya, kita berusahalah perbaiki secepatnya. Anda bisa rasakan beberapa hari ini, suhu cuaca siang hari cukup terik dan panas kuat,” kata Dedi lagi.

Sementara banyak warga yang mengeluhkan seringnya terjadi pemadaman saat siang hari. Seperti Lina salah seorang karyawan swasta. Dirinya baru saja mau membuat laporan keuangan. Tapi, terjadi pemadaman mulai pukul 14.00 WIB tidak lama hidup lagi selang beberapa menit kembali mati lagi.

”Sudah dua kali mati listrik. Kembali nyala lagi, sekitar pukul 16.30 WIB. Sudah seminggu ini sering mati lampulah,” keluhnya. (tri/pos)

Respon Anda?

komentar