Zailee Othman Tewas Diseruduk Truk saat Makan Nasi Goreng

533
Pesona Indonesia
foto: tnp
foto: tnp

batampos.co.id – Zailee Othman, warga Malaysia berusia 45 tahun tewas dalam kondisi terhimpit truk, Minggu (6/3).

Kecelakaan itu terjadi di Changi Coast Road, Singapura ke arah Nicoll drive, sekitar pukul 05:30 Jumat lalu. Korban bernama Zailee Othman, warga Malaysia berusia 45 tahun. Dia menghentikan truknya di pinggir jalan karena ada kerusakan.

Saat menunggu truk kontainernya diperbaiki, ia duduk di pinggir jalan dan mulai menyantap nasi goreng. Tiba-tiba, sebuah truk tipper yang sepertinya lepas kontrol, menabrak Zailee.

Sebelum menghantam Zailee, truk  itu menabrak sedan silver yang diparkir, yang juga milik perusahaan tempat Zailee bekerja. Sedan ini dibawa dua mekanik yang dikirim untuk memperbaiki truk kontainer itu. Keduanya pun terluka karena mereka tidak berada di dalam mobil ketika kecelakaan itu terjadi.

Mereka mendengar truk tipper datang dari belakang truk kontainer dan secara naluriah berhasil mengelak, seperti dilaporkan Lianhe Wanbao.

Mereka juga berteriak mengingatkan Zailee, tapi sudah terlambat. Dia dinyatakan meninggal di tempat kejadian oleh paramedis.

“Itu hanya beberapa detik, rekan Zailee ini mampu mengelak, tapi ia tidak bisa melakukannya,” kata adik ipar Zailee.

Kesan bahwa serudukan truk itu cukup kuat terlihat dari kondisi sedan di mana separuh dari bagian belakangnya hancur dilumat truk.

Salah seorang mekanik mengatakan kepada Shin Min Daily News bahwa truk tipper membuat Zailee terpental ke udara. Saat truk tipper itu terkandas di selokan terdekat, Zailee terjepit di bawahnya.

Supir truk tipper maut berusia 36 tahun itu dibawa ke Rumah Sakit Umum Changi dalam kondisi sadar.

Seorang juru bicara Badan Pertahanan Sipil Singapura mengatakan petugas menggunakan cutter hidrolik untuk melepaskan bodi truk.

Korban Zailee sebenarnya pagi itu sedang menjalankan tugas pengiriman terakhirnya untuk hari itu, dan setelahnya dapat pulang  ke rumah, kata adik iparnya.

Dikatakannya, istri korban yang dikabari langsung shock dan pingsan beberapa kali. Di kamar mayat kemarin, dia mengatakan kepada wartawan bahwa istri Zailee itu masih di Malaysia – karena dia tidak memiliki paspor – meskipun dia ingin datang ke Singapura untuk mencari tahu apa yang terjadi.

Jenazah itu dibawa pulang ke rumah mereka di Malaysia kemarin.

Pasangan ini memiliki empat anak laki-laki, berusia empat hingga 14, dan Zailee adalah pencari nafkah utama keluarganya. Menurut rekan-rekannya, Zailee adalah sosok yang ramah dan pekerja keras yang tidak pernah punya masalah dengan pekerjaannya.

Seorang juru bicara polisi mengatakan kepada The New Paper pada hari Minggu bahwa tidak ada penangkapan dilakukan sejauh ini. Investigasi sedang berlangsung.(asiaone/zar)

Respon Anda?

komentar