Lampung Akan Kembalikan Kejayaan Taman Nasional Way Kambas

1208
Pesona Indonesia
taman nasional way kambas
Gerbang masuk ke Taman Nasional Way Kambas.

batampos.co.id – Pemerintah Provinsi Lampung akan membangkitkan kembali kejayaan Taman Nasional Way Kambas sebagai salah satu ikon wisata Lampung. Sebuah tim sudah dibentuk untuk mewujudkan rencana itu.

Taman Nasional Way Kambas adalah taman nasional perlindungan gajah yang terletak di daerah Lampungtepatnya di Kecamatan Labuhan Ratu, Lampung Timur, Indonesia.  Taman Nasional Way Kambas berdiri pada tahun 1985 merupakan sekolah gajah pertama di Indonesia.

Karo Humas dan Protokol Bayana mengatakan tim tersebut sudah bekerja sejak Sabtu (12/3) hingga Minggu (13/2).

Selama dua hari, tim yang terdiri dari Staff Ahli Gubernur Bidang Pembangunan, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kepala Dinas Kehutanan dan Kepala Dinas Kominfo melakukan observasi dan survei bersama masyarakat setempat.

Kelompok pertama yaitu Community Development dengan tugas Pengumpulan data dan informasi dari masyarakat di Desa Labuhan Ratu 9. Kelompok kedua yakni Eco-Tourism dengan tugas Pengumpulan data dan informasi kawasan Plang Ijo, SRS, Way Kanan.

Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan Fahrizal Darminto menambahkan setelah pengumpulan data dan observasi, dilanjutkan Diskusi bersama Kelompok Community Development.

Tim dari pemprov.Lampung selanjutnya membahas hasil observasi pada Forum Group Discution (FGD) pada hari Senin (14/3) dihadapan Gubernur Lampung/Wakil Gubernur.

Pemaparan rencananya juga dihadiri perwakilan Kementerian Kehutanan, Kementerian Pariwisata RI, Direktur Taman Safari Indonesia, Staff Ahli, Kepala BAPPEDA, Kadis.Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Prov.Lampung.

Kabag Humas Heriyansyah menjelaskan dalam diskusi tersebut Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim menyampaikan, keterlibatan langsung masyarakat sekitar dalam kelestarian hutan perlu dijadikan solusi dalam rangka menjaga habitat asli hutan.  Masyarakat perlu merasakan dampak positifnya jika hutan dijaga. (asp/radarlampung/JPG)

 

 

Respon Anda?

komentar