Akhir Pekan Listrik Byarpet di Ibu Kota, Warga Geram

395
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Pada penghujung pekan kemarin, warga Tanjungpinang menahan geram. Lantaran listrik ibu kota provinsi kembali byarpet bergantian di sejumlah titik. Memang tidak sampai lebih dari satu jam, namun tetap menimbulkan tanda tanya besar bagi sebagian warga.

Semisal yang diutarakan, Amartina, warga Jalan Wiratno Tanjungpinang Barat. “Saya kira punya gubernur baru, permasalahan listrik sudah selesai. Eh masih biarpet juga rupanya,” ucapnya, Sabtu (12/3) malam lalu.

Kondisi yang sama juga dirasakan Nur Fadila, dobi di Tanjungpinang. Sebab gangguan listrik ini menyebabkan operasional pekerjaannya merampungkan cucian pelanggan berhenti total. Sebenarnya, ada mesin pembangkit listrik skala kecil di kiosnya. “Tapi, takut tidak stabil. Daripa mesin cuci saya rusak, lebih baik saya tunggu saja listriknya kembali menyala,” ucapnya.

Sejumlah keluhan warga Tanjungpinang ini kemudian dijawab langsung oleh pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) Tanjungpinang. Manajer Umum Armunanto menjelaskan, pada penghujung pekan kemarin telah terjadi gangguan pada mesin pembangkit. Saat mesin tengah beroperasi, kata Armunanto, tiba-tiba ada yang keluar dari sistem. “Sehingga kami butuh waktu untuk mengatasi masalah operasional ini,” terangnya.

Karena hanya sebagian sistem saja yang mengalami gangguan, PLN Tanjungpinang tidak punya banyak pilihan untuk tidak melakukan pemadaman sementara. Armunanto menegaskan, ini bukan pemadamana total, mengingat yang melesat dari sistem hanya bagian kecil dari seluruh mesing pembangkit yang ada di Tanjungpinang.

Armunanto menganologikan kerja mesin pembangkit listrik sebagaimana mesin mobil. Yang ada kalanya memang terjadi gangguan yang tidak direncanakan. “Persis seperti mesin mobil. Kalau jalan terus pasti tiba-tiba ada masanya mesin mobil mati. Bukan karena rusak, tapi hanya gangguan skala kecil saja,” ungkapnya.

Karena itu, Armunanto buru-buru menjelaskan, bahwasanya secara umum kondisi kelistrikan di Tanjungpinang dalam kondisi aman. Maksudnya, tidak terjadi lagi defisit sebagaimana yang pernah terjadi selama ini. “Karena memang stoknya aman. Tapi pemadaman yang terjadi kemarin itu lebih karena gangguan tidak terduga,” ujarnya.

Beberapa jenis gangguan tak terduga itu semisal gangguan jaringan ataupun yang disebabkan faktor eksternal lain semisal jaringan tertimpa pohon tumbang. Namun, bila kerja pemeliharaan berkala, Armunanto memastikan, PLN Tanjungpinang bakal mengumumkannya kepada seluruh pelanggan. “Kalau yang gangguan tidak terduga, bagaimana mungkin kami mau mengumumkan,” ucapnya. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar