Indisipliner, 20 Pegawai Terancam Kena Sanksi

601
Pesona Indonesia
PNS malas dengan kompetensi yang rendah jadi sasaran rasionalisasi. Foto: istimewa
PNS malas dengan kompetensi yang rendah jadi sasaran rasionalisasi. Foto: istimewa

batampos.co.id – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Linda Maryati mengatakan pihaknya akan memberikan sanksi kepada 20 pegawai di lingkungan Kabupaten Kepulauan Anambas yang dinilai indisipliner. Hukuman itu diberlakukan untuk semua pegawai termasuk pejabat esselon IV, III dan esselon II.

Saat ini dirinya mengaku sudah memegang data daftar 20 PNS tersebut. Data itu diperolah dari hasil monitoring dan evaluasi serta adanya laporan. “Sanksi yang akan diberikan bervariasi mulai dari sanksi ringan hingga sanksi terberat. Sesuai dengan aturan, baik berat maupun ringan semuanya harus mendapatkan perhatian lebih,” ungkap Linda kepada wartawan, Minggu (13/3)

Berat ringan sanksi yang diberikan tergantung komitmen. Katanya, yang perlu ditekankan adalah kinerja pegawai, bukan berdasarkan putra daerah atau bukan putra daerah. “Kita tak pandang bulu tidak ada lagi namanya tajam kebawah dan tumpul ke atas, siapa saja yang melakukan pelanggaran akan diberikan sanksi,” tegasnya.

Lebih jauh Linda mengungkapkan pihaknya sedang mempersiapkan sanksi secara berjenjang mulai dari sanksi teguran bagi pelaku pelanggaran ringan hingga sanksi pemberhentian bagi pegawai yang melakukan pelanggaran berat. Linda mengingatkan PNS itu memiliki hak dan kewajiban yang mesti dipahami.

“Semua pasti bisa melakukan kesalahan namun harus siap bertanggung jawab. Pemberian sanksi itu disesuaikan dengan PP No 53 tahun 2010 tentang disiplin pegawai, jika ini tidak diterapkan akan menjadi borok yang akan menular kepada yang lain,” bebernya.

Selain itu pemberian sanksi juga ada perbup yang mengatur. Mulai dari penundaan gaji berkala, penundaan kenaikan pangkat, sampai dengan pemberhentian. “Sanksi tertinggi itu bisa diberikan jika sanksi yang terendah telah dilaksanakan terlebih dahulu,” pungkasnya.(sya/bpos)

Respon Anda?

komentar