Kenaikan Tarif BPJS per April, Sosialisasi Masif Tunggu Instruksi Pusat

595
Pesona Indonesia

bpjskesehatanbatampos.co.id – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Provinsi Kepri, tak menampik adanya kabar kenaikan iuran pada April mendatang. Namun demikian Kepala Unit Pemasaran BPJS Kesehatan Tanjungpinang, Wan Effi, masih enggan berkomentar lebih lanjut terkait penerapan Peraturan Presiden nomor 19 Tahun 2016 ini.

“Kami masih belum terima instruksi lanjutan dari pusat,” terang Effi ketika dihubungi, Minggu (13/3).

Effi menuturkan, sosialisasi yang berlangsung pada saat ini, baru setakat sosialisasi di kalangan internal BPJS Kesehatan. Sehingga, BPJS Kesehatan masih menunggu arahan dari BPJS Kesehatan pusat intuk memberikan instruksi dalam penyampaian sosialisasi di kalangan eksternal secara masif. Setakat yang sudah dilakukan, kata dia, baru rapat dengar pendapat dengan Plh Sekda Provinsi Kepri.

“Semuanya pasti dari stakeholder sampai masyarakat kalangan peserta maupun yang belum,” tutur Effi.

Sebagaimana yang sudah beredar bahwasanya Presiden RI Joko Widodo telah menerbitkan Peraturan Presiden RI Nomor 19 tahun 2016 tentang besaran iuran peserta mandiri BPJS Kesehatan. Sesuai Perpres tersebut, Tarif Kelas I yang semula Rp 59.500 naik menjadi Rp 80.000. Lalu Kelas II yang semula Rp 42.500 kini menjadi Rp 51.000. Sementara Kelas III yang semula Rp 25.500 kini menjadi Rp 30.000. Mengikut pula kenaikan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) dari yang Rp 19.225 menjadi Rp 23. 000. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar