Negara Lain Belajar dari Batam, Sukses, Eh, Batam Malah Tertinggal

2172
Pesona Indonesia
foto: seizin andi / bpbatam
foto: seizin purnomo andiantono

batampos.co.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga Ketua DK Batam, Darmin Nasution prihatin dengan fasilitas Ftz yang selama ini diberikan ke Batam.

Pasalnya Batam jauh tertinggal dibandingkan negara-negara yang belajar FTZ di Batam.

“Mereka yang belajar dari kita jauh lebih maju, kita kok tertinggal,” ujarnya dalam sosialisasi pengembangan kawasan pulau batam di Swiss Belhotel Harbourbay Batam, Senin (14/3/2016).

Berangkat dari hal ini, kata Dramin, pemerintah pusat menilai perlu ada pembenahan, baik kelembagaan maupun kewenangan serta status Batam agar bisa berlari kencang mengejar ketertinggalan dari negara yang sebelumnya belajar FTZ di Batam, seperti Malaysia, China, Vietnam dan lainnya.

Sebagai langkah awal, pemerintah mengambilalih DK dengan mengeluarkan PP nomor 8 tahun 2016 tentang DK.

“Kita ingin Batam cepat maju,” ujarnya.

Terkait dualisme kewenangan, Darmin mengatakan baik Pemko maupun BP Batam nantinya akan ada aturan-aturan yang jelas sehingga tak ada lagi tumpangtindih kewenangan atau dualisme yang saling merugikan.

“Kami akan atur semuanya,” ujarnya. (nur)

Respon Anda?

komentar