Permintaan Dana Kompensasi Tak Digubris TJB, Warga Siap Bawa ke Meja Hijau

566
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Terkait Dana Kompensasi Terhadap Masyarakat (DKTM) yang belum ditunaikan PT Telaga Bintan Jaya (TJB), warga Sungai Harapan semakin siap membawa permasalahan tersebut ke meja hijau. Dalam waktu dekat, warga akan menggandeng pengacara menuntut perusahan tambang bauksit tersebut karena tidak membayarkan DKTM selama 3 tahun.

“Kita sedang melengkapi data-datanya. Kita minta dukungan semua pihak dan akan menggandeng pengacara nanti untuk dibawak ke meja hijau,” kata Rahadi, ketua pengurus DKTM Masyarakat Sungai Harapan, Minggu (13/3).

Persoalan DKTM ini, kata Rahadi, sudah terlambat 2 tahun. Setelah distopnya perusahaan tambang tersebut pada 2014. Selama mengeksploitasi lahan Sungai Harapan TJB hanya membayar sekali DKTM sebesar Rp 250 juta kepada masyarakat pada tahun 2011. Sementara pada 2012, 2013 dan 2014 perusahaan tersebut sama sekali tidak menunaikan kewajiban baik sesuai MoU bersama masyarakat maupun SK Bupati Lingga yang saat itu ditandatangani oleh H Daria.

“Tadinya kita menunggu itikat baik perusahaan. Tapi nampaknya mereka lebih memilih jalur hukum. Sebagai masyarakat yang punya hak, kita siap menuntut. Mereka hanya bayar DKTM tahun 2011, tahun berikutnya tidak pernah,” terang Rahadi.

Lanjutnya lagi, untuk mendapatkan hak masyarakat tersebut, dirinya bersama tim pengurus DKTM Sungai Harapan siap menempuh jalur hukum. Ini juga nantinya akan menjadi contoh kepada perusahaan lain, bahwa tidak mudah untuk mengakali masyarakat Lingga.

“Kita berharap dapat dukungan dari semua pihak. Terutama penegak hukum. Ini akan menjadi contoh kepada para pengusaha tambang, bahwa masyarakat Lingga tidak bisa dibodoh-bodohi,” tutupnya.

Sementara itu, beberapa waktu lalu melalui Nasrun, Direktur PT TJB yang dihubungi Batam Pos, mengatakan siap jika persoalan tersebut dibawa ke meja hijau. Sebab perusahaan merasa telah memenuhi aturan dan kewajibannya kepada masyarakat.

“Tentu ada proses-proses nanti. Kita siap menerima putusan hukum,” kata Direktur PT TBJ, Nasrun melalui selularnya, beberapa waktu lalu. (mhb/bpos)

Respon Anda?

komentar