Sebelum Beraksi Pencuri Motor Konsumsi 30 Butir Pil Dextro

587
Pesona Indonesia
Kapolsek Karimun menunjukkan dua pelaku curanmor yang ditangkap di hari berbeda. foto:sandi/batampos
Kapolsek Tebing menunjukkan dua pelaku curanmor yang ditangkap di hari berbeda. foto:sandi/batampos

batampos.co.id – Polsek Tebing yang melakukan pengembangan terhadap tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) berhasil menangkap satu lagi pelaku yang terlibat dalam curanmor, yakni Eko, rekan dari tersangka Wahyudi Pratama yang ditangkap pada Rabu (9/3).

”Penangkapan Eko dilakukan pada Kamis (10/3) di Kelurahan Meral, berdasarkan pengakuan dari tersangka Wahyudi Pratama. Bahwa, pada saat melakukan Curanmor di Kapling, Wahyudi ditemani oleh Eko. Sepeda motor Yamaha Mio yang dicuri tersebut memang tidak dikunci stangnya. Sehingga, Eko yang memiliki sepeda motor membantu mendorong sampai di Jalan Poros,” ujar Kapolsek Tebing, AKP Andi Amir wahyudi, Sabtu (12/3).

Dari tangan tersangka Eko, kata Kapolsek, diamankan satu unit sepeda motor miliknya. Sepeda motor ini diamankan dan ikut dijadikan barang bukti karena dijadikan alat untuk membantu tindak pidana curanmor. Kemudian, dari pengakuan tersangka Wahyudi untuk menghidupkan motor yang dicuri tidak menggunakan kunci T. Tetapi, hanya menggunakan pisau dapur untuk merusak tempat kunci sepeda motor. Kemudian, pisau dapur dibuang di semak-semak sekitar Jalan Poros.

”Tersangka Wahyudi juga mengakui jika memang belum tertangkap dia akan beraksi lagi. Hal ini juga dibenarkan oleh tersangka Eko. Kedua tersangka saat ini, sedang menjalani pemeriksaan secara intesif untuk melengkapi berkas. Khusus untuk tersangka Wahyudi keterangannya masih kita dalami. Apakah hanya di Karimun saja dia beraksi atau ada ditempat lain,” papar Andi.

Sementara itu, tersangka Wahyudi kepada koran ini menyatakan, bahwa dia berani melakukan curanmor tanpa rasa takut sebab sebelumnya telah mengkonsumsi pil dextro. ”Saya berani karena memang mengkonsumsi pil dextro 30 butir. kadang-kadang sekali makan 25 butir. Pil tersebut bukan saya yang beli. Tapi, kawan-kawan yang biasa ngumpul dengan saya yang kasih,” jelasnya. (san/bpos)

Respon Anda?

komentar