13 Hari, Satlantas Keluarkan 226 Surat Tilang dan Teguran Kepada Pengendara

745
Pesona Indonesia
Satlantas Polres Bintan saat melakukan Operasi Simpatik Seligi 2016. foto:hary/batampos
Satlantas Polres Bintan saat melakukan Operasi Simpatik Seligi 2016. foto:hary/batampos

batampos.co.id – Satlantas Polres Bintan telah mengeluarkan 226 surat pelanggaran kepada pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat selama 13 hari menaja Operasi Simpatik Seligi 2016 di Jalur Kawasan Bintan. Surat pelanggaran yang terdiri dari 103 blanko teguran dan 123 surat tilang dikeluarkan kepada pengendaraa kendaraan saat melintasi jalan di bagian utara, tengah dan timur Bintan.

“Dari 1-14 Maret 2016, kita sudah keluarkan 103 blanko teguran dan 123 surat tilang. Hal ini kita lakukan karena pengendara kendaraan roda dua maupun empat tak mematuhi aturan lalu lintas saat menggunakan jalan raya,” ujar Kasatlantas Polres Bintan, AKP Yunita Stevani, Senin (14/3).

Surat pelanggaran yang dikeluarkannya ini, dikarenakan para pengendara melanggar aturan sebagaimana yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009. Jadi bagi pengendara kendaraan roda dua maupun empat yang diberikan surat tilang, kendaraannya terpaksa ditahan dan akan diangkut dengan lori dari lokasi kegiatan ke Kantor Satlantas Polres Bintan, di Jago, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara. Sedangkan pengendaranya diwajibkan untuk mengikuti sidang di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang sesuai dengan jadwal yang diberikan.

Agar terhindar dari penilangan, sambungnya, diharapkan bagi masyarakat maupun pengendara untuk mengikuti aturan tertib berlalulintas. Diantaranya melengkapi segala kelengkapan surat-surat maupun atribut kendaraan, tertib dalam menggunakan markah jalan, memathui rambu-rambu dan cara berparkiran serta etika menggunakan jalan raya.

“Kita akan gelar operasi ini hingga 21 Maret mendatang. Jadi jika masih dijumpai pengendara yang melanggar aturan terpaksa kita tilang,” katanya.

Kapolres Bintan, AKBP Cornelius Wisnu Adji Pamungkas mengatakan penertiban yang dilakukan dalam Operasi Simpatik Seligi 2016 ini tidak hanya sekedar pemeriksaan kelengkapan surat dan atribut kendaraan saja. Melainkan juga memberikan pemahaman pentingnya tertib berlalulintas, sehingga kesadaran pengendara dalam mematuhi aturan lalulintas semakin meningkat.

“Operasi Simpatik Seligi di tahun ini berjalan lancar, aman, dan tertib. Namun ada juga yang dikenakan tilang karena melanggar aturan lalulintas,” katanya.

Dihimbau bagi pengguna jalan raya untuk tetap berhati-hati dalam berkendaraan serta melengkapi semua berkas kendaraan ketika saat berkendara. Semua ini wajib dilakukan oleh pengendara demi keselamatannya sendiri dan juga orang yang disayangi. Karena dengan mentaati peraturan laluintas, tingkat kecelakaan akan semakin berkurang.

“Keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab kita semua. Jadi taatilah peraruran lalulintas jika ingin selamat sampai tujuan,” ungkapnya. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar