80 Koperasi di Bintan Dibekukan

922
Pesona Indonesia

KopindoBarubatampos.co.id – Dinas Perindustrian Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (KUPP) Bintan bekukan 80 koperasi, tahun ini.

Kepala Dinas Perindustrian Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (KUPP) Bintan, Edi Pribadi menjelaskan, tindakan pembekuan tersebut dikarenakan seluruh koperasi tersebut sudah tidak lagi memiliki validasi data mutakhir.

“Mereka sudah tidak aktif lagi. Bahkan kepengurusan maupun anggotanya sudah tidak diketahui lagi keberadannya,” kata Edi, kemarin.

Sejak pertengahan tahun 2015 kemarin, Dinas KUPP Bintan sudah melakukan verifikasi kepada 297 koperasi yang secara resmi terdaftar di Kabupaten Bintan. Dari proses tersebut, didapati 80 di antaranya memang sudah tidak aktif sehingga tidak ada pilihan lain kecuali melakukan pembekuan. Sehingga untuk tahun 2016 ini, jumlah koperasi yang aktif di Bintan hanya berjumlah 217 unit.

Kebijakan pembekuan 80 koperasi yang sudah tidak aktif ini, sambung Edi, juga mengacu kepada kebijakan program Kementrian Koperasi Republik Indonesia untuk reformasi koperasi. Aturan tersebut bertujuan meningkatkan kinerja koperasi agar lebih aktif untuk kesejahteraan anggota.

Edi menambahkan, selain melakukan reformasi koperasi, program reorientasi dari Kementrian Koperasi juga akan ditindaklanjuti dengan menjadikan koperasi yang berkualitas. Yakni, meningkatkan kualitas bukan hanya sekedar kuantitas koperasi.

“Dalam hal ini, koperasi simpan pinjam itu jumlah anggotanya harus bertambah, penghasilannya bertambah, Sisa Hasil Usaha (SHU) juga bertambah,” ungkapnya.

Iklim koperasi di Kabupaten Bintan semakin hari memang semakin menunjukkan peningkatan yang baik. Sehingga pada peringatan HUT Koperasi Indonesia tingkat nasional di Kupang, beberapa waktu lalu, ada dua koperasi binaan Pemerintah Kabupaten Bintan memperoleh penghargaan sebagai koperasi berprestasi tingkat nasional.

Maka dari itu, Pemkab Bintan tak ragu untuk menggelontorkan dana sebesar Rp 50 juta sebagai hadiah pembinaan kepada koperasi beprestasi.

“Selama empat-lima tahun belakangan ini memang ada peningkatan yang cukup signifikan dari segi alokasi anggaran oleh pemerintah daerah untuk mengembangkan Koperasi, UKM dan IKM di Kabupaten Bintan ini,” pungkasnya. (muf)

Respon Anda?

komentar