AJB Minta Waktu 3 Bulan Lagi Selesaikan Klaim Asuransi 2.799 PNS Lingga

1088
Pesona Indonesia
Sekretaris Tim 9 Pemkab Lingga, Kamarullzaman. foto: wijaya satria/batampos
Sekretaris Tim 9 Pemkab Lingga, Kamarullzaman. foto: wijaya satria/batampos

batampos.co.id – Kepala Cabang Asuransi Jiwa Bumi Putra (AJB) Kepri Suryadi Candra, mengatakan, setelah melakukkan kordinasi bersama jajaran Pemkab Lingga dan melakukan rekap data 2.799 ASN Lingga, butuh waktu maksimal 3 bulan mengembalikan hak pegawai tersebut. Dikatakannya Suryadi, proses validasi yang panjang bersama tim 9 Pemkab Lingga karena perbedaan komposisi data karena terjadi mutasi.

“Intinya, rekap total sesuai data yang ada dari Tim 9 sebanyak 2.796 data sudah selesai. Ada lagi penambahan 3 ASN yang terpisah karena sudah pindah dan terjadi mutasi sehingga komposisi datanya berbeda. Paling lama 3 bulan kedepan, tapi akan kita kerjakan secepatnya,” ungkap Suryadi, Senin (14/3).

Kegiatan yang digelar pada Selasa (8/3) kemarin di kantor Bupati Lingga, dijelaskan Suryadi, dihadiri Wabup Muhammad Nizar, Plt Sekda M Aini dan jajaran FKPD serta SKPD bersama bendahara dari masing-masing dinas. Sementara dari AJB hadir Totok Sauma Aidin, Wakil Wimpinan AJB pusat.

“Kita akan cocokkan sesui KTP dan NIP juga. Soalnya, banyak nama yang sama. Contoh nama Zulkifli ada sekitar 20 orang, jadi perlu dicocokkan waktu ikut asuransi sebab nanti klaimnya berbeda. Ini masalah uang soalnya,” kata Suryadi.

Sementara itu, Sekretaris Tim 9, Kamarullzaman mengatakan, memang hal ini cukup lama terealisasi. Sejak Agustus 2015 diputuskan kerjasama, hingga Maret proses klaim belum selesai.

“SK kita keluar 27 Oktober 2015 proses validasi sampai 29 Februari 2016, sekitar 4 bulan lebih. Kita minta secepatnya karena prosesnya sudah jalan selama 7 bulan, jika ditambah 3 bulan lagi artinya sampai 9 bulan. Kita minta secepat-cepatnya,” kata Kamarul.

Hal tersebut disampaikan Kamarul mewakili keinginan seluruh ASN Lingga yang sangat berharap uang klaim asuransi dapat segera diterima. “Banyak anak-anak mereka yang mau sekolah, apalagi nanti masuk bulan puasa dan lebaran. Kita minta secepat-cepatnya karena pekerjaan dari kita sudah selesai,” tutupnya. (mhb/bpos)

Respon Anda?

komentar