Aman, Walikota Baru Batam Tak Langsung Rombak Bos SKPD

1180
Pesona Indonesia
foto: cecep mulyana / batampos
foto: cecep mulyana / batampos

batampos.co.id Р Setelah resmi dilantik, pasangn Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam Batam terlebih dahulu membenahi Sumber Daya Manusia (SDM). Baru membangun infrastruktur dan perekonomian di Batam.

“Ini secara umum, tapi penjabarannya panjang,” kata Wali Kota Batam, Rudi usai serah terima jabatan (Sertijab) di lantai IV Pemko Batam, Senin (14/3) malam.

Selama enam bulan pertama, Rudi mengaku takkan merombak struktur Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sesui dengan ketentuan dan aturan yang berlaku. Selama itu, pihaknya akan  menggenjot kinerja PNS.

“Bekerja, bekerja, dan bekerja,” tutur purnawirawan Polri ini.

Dalam kepemimpinannya nanti, Rudi ingin memungsikan keberadaan Wakil Wali Kota Batam.”Sistem di pemko batam ada perubahan,” katanya.

Seluruh surat laporan masuk maupun keluar, harus diketahui Wakil Wali Kota Batam. “Bukan berarti sebelumnya tak seperti ini. Intinya harus saling tau, kedepan harus sama-sama, tidak ada dusta” kata Rudi.

Sehingga ketika Wali Kota ada halangan, wakilnya bisa mengetahui seluruh persoalan pemerintahan.

Dalam kesempatan itu, Rudi mengaku akan langsung bergabung dengan struktur Dewan Kawasan Perdagangn dan Pelabuhan Bebas (DK) Batam. Akan menyampaikan aspirasi serta harapan pemerintah daerah.

“Kita harus tahu perkembangannnya,” ungkap Rudi.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan, pihaknya akan menyesuikan dengan tipe kepemimpinan Rudi.

“Saya menyukai gaya kepemimpinan Wali Kota terpilih, selalu ada tantangan-tantangan baru,” katanya.

Membuat kinerja bergairah, kemudian ditularkan kepada SKPD agar ada perbaikan pelayanan.

“Ketika kami turun ke Disduk dan BPM PTSP, apa gak berubah,” ungkapnya.

Wakil Gubernur Kepri, Nurdin Basirun yang menyaksikan pelantikan Rudi-Amsakar meminta keduanya bekerja profesional. Untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

“Sekarang tak ada lagi pendukung,”katanya.

Dalam sambutannya, mantan Bupati Karimun ini berpesan kepada keduanya agar tidak begitu saja menerima laporan dari anak buahnya. Harus dicek langsung kebenarannya.

“Jangan menerima laporan di meja. Laporan kadang lain dengan kenyataan,” pesannya. (hgt)

Respon Anda?

komentar