Lahan Sawah Baru di Lingga Siap Ditanami Padi Awal April

1482
Pesona Indonesia
Bupati Lingga Alias Wello saat peluncuran pencetakan sawah di Sungai Besar, Lingga. foto:hasbi/batampos
Bupati Lingga Alias Wello saat peluncuran pencetakan sawah di Sungai Besar, Lingga. foto:hasbi/batampos

batampos.co.id – Bupati Lingga Alia Wello meninjau langsung progres pembukaan lahan sawah di Desa Sungai Besar, Kecamatan Lingga Utara. Ia mengatakan, pada awal bulan, tepatnya pada tanggal 1 April 2016 mendatang, penanaman padi akan segera dilakukan untuk 10 hektar lahan sawah yang masih dalam proses pengerjaan.

“Desa Sungai Besar akan jadi desa pelopor, salah satu desa mandiri di Lingga pada masa depan. Awal April, kita mulai penanaman padi,” kata Awe, Senin (14/3) siang.

Sampai saat ini, disampaikan Awe bibit padi telah sampai. Begitu juga traktor dan juga pabrik pengolahan padi yang juga segera dibangun. Dalam waktu 110 hari setelah ditanami, Awe optimis lumbung padi akan terwujud di Bunda Tanah Melayu (BTM) dan mampu memenuhi kebutuhan beras Provinsi Kepri.

“Kita tanami lahan 10 hektare dulu yang sudah selesai. Nanti trus menerus sampai target 100 hektar,” tutur Awe.

Untuk mencapai target lahan yang tersedia yakni 723 hektare sawah, prosesnya akan dilakukan secara bertahap. Termasuk pembenahan infrastruktur yang dikatakan Awe pihaknya mulai dari nol. Sebab, irigasi dan drainase jalan yang belum tertata. Lahan yang semula selalu terendam saat banjir dan terbakar saat kemarau tersebut, perlahan menunjukkan perubahan signifikan. Air yang biasa menggenang, telah dibenahi dengan membuat drinase dan irigasi.

“Jalannya nanti akan dibantu dari dana APBN sampai ke Pancur. Sekarang kita benahi dari nol, membangun irigasi dan membenah drainase yang ada. Kendala kita kedepan adalah soal pupuk. Kita harapkan hal ini dibantu oleh provinsi baik pupuk maupun infrastruktur jalan darat dan lautnya,” tegas Awe lagi.

Sementara soal percetakan sawah yang nanti tentunya juga akan menyerap ratusan tenaga kerja, disampaikan Awe sebanyak 15 orang tenaga ahli langsung didatangkan dari Palu. Tugasnya nanti memberikan sosialisasi juga mengajari penduduk Desa Sungai Besar agar kedepan mampu dan mandiri mengolah sawah yang telah dibangun bukan dari dana APBD.

“Semangat bersama masyarakat ini yang kita rasakan. Ada 15 tenaga ahli yang nanti akan menularkan ilmu mereka, masyarakat bisa mengelola sendiri, dapat ilmu juga agar mampu, dan mandiri,” tutur Awe.

Sementara itu, ditempat yang sama Kades Sungai Besar, Nazarudin mengatakan 216 kepala keluaraga (KK) di desanya sangat antusias. Hal utama keuntungan dari dipetakan lahan sawah yang masih dalam progres adalah terbukanya pekerjaan.

“Selama ini, warga berkebun kecil-kecilan. Sebagian bekerja di hutan. Hanya beberapa yang menjadi nelayan. Lapangan kerja akan terbuka, ekonomi masyarakat akan terbantu,” katanya.

Yang lebih penting kata Nazarudin, adalah membuka pekerjaan. Sampai saat ini dukungan warga maupun pemuda desa yang selama ini bekerja serabutan siap untuk ikut mengolah lahan persawahan. “Pemuda antusias dan berminat, mendukung sekali,” timpalnya.

Dalam waktu dekat, selain sawah yang segera ditanami padi percetakan tambak udang dan bandeng juga akan segera dibuka. Ia berharap upaya yang dilakukan Bupati Lingga tersebut memberikan manfaat ekonomi sebesarnya kepada masyarakat Sungai Besar khususnya. (mhb/bpos)

Respon Anda?

komentar