Menhub Era SBY Mengaku Bersih dari Korupsi Proyek Balai Diklat Pelayaran

944
Pesona Indonesia
Freddy Numberi. Foto: dokumen Indopos
Freddy Numberi.
Foto: dokumen Indopos

batampos.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini (15/3) memeriksa mantan Menteri Perhubungan Freddy Numberi. Tokoh masyarakat Papua itu menjadi saksi korupsi pembangunan Balai Pendidikan dan Latihan Ilmu Pelayaran Tahap III, Sorong, Papua Barat.

Menurut Freddy, ia menjadi saksi untuk dua pejabat Kemenhub yang menjadi tersangka. Yakni Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Bobby Reynold Mamahit dan Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia di Direktorat Perhubungan Laut Djoko Pramono.

“Saya dikonfirmasi untuk Pak Bobby dan Djoko Pramono,” ujar Freddy usai menjalani pemeriksaan di KPK.

Freddy mengaku dicecar seputar proyek di Kemenhub semasa kepemimpinannya. Namun, pembantu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) I itu  menegaskan bahwa dirinya tidak mengurus soal proyek.

“Iya, itu di zaman saya. Tapi kan permasalahannya bukan langsung ke saya, kan ada Pak Bobby. Makanya konfirmasi saja,” kelitnya.

Karenanya Freddy juga tak tahu perihal adanya pemberian ke Bobby dan Djoko dari kontraktor yang mengerjakan Balai Diklat Pelayaran Sorong. “Tidak ditanya, tidak ada,” katanya. (boy/jpnn)

Respon Anda?

komentar