Polisi Gelar Rekontruksi Pembunuhan Bayi di Tanjung Uma

864
Pesona Indonesia
Efendi pelaku pembunuhan terhadap Muhammad Maulana (2,7) yang merupakan anak kandungnya saat rekontruksi, kemarin (15/3). Foto: Eggi/ batampos.co.id
Efendi pelaku pembunuhan terhadap Muhammad Maulana (2,7) yang merupakan anak kandungnya saat rekontruksi, kemarin (15/3).
Foto: Eggi/ batampos.co.id

batampos.co.id – Kapolsek Lubuk Baja Kompol I Dewa Nyoman menyatakan ada 24 adegan dalam rekonstruksi pembunuhan terhadap Muhammad Maulana (2,7), bayi yang ditemukan tewas di kolam pencucian plastik bekas di Tanjung Uma. Dalam rekonstruksi ini diperagakan langsung oleh tersangka Efendi yang merupakan ayah korban.

“Rekonstruksi yang kita gelar hari ini semua lancar dan tanpa ada kendala apapun,” ungkap Kapolsek saat dijumpai di tempat kejadian perkara, Selasa (15/3).

Lebih lanjut Dewa menjelaskan adegan yang membuat Maulana meregang nyawanya tepat di adegan ketiga. “Pada adegan ketiga dia nendang anaknya,” lanjut Dewa.

Sementara itu, tersangka Efendi terlihat santai memeragakan adegan demi adegan hingga akhirnya membuang mayat Maulana ke dalam kolam pencucian plastik.

Dalam setiap adegan, Dewa mengatakan tidak ada temuan baru dalam rekonstruksi kali ini, “Semuanya dilakukan sesuai dengan yang di BAP. Jadi tidak ada temuan baru,” ujar Dewa lagi.

Atas perbuatannya tersangka dikenakan pasal 80 ayat 3 UU Perlindungan Anak jo pasal 338 dan pasal 351 ayat 3 yang menyebabkan meninggal dunia dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (eggi)

Respon Anda?

komentar