Rampok Berhasil Kabur setelah Tendang Motor Polisi

540
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Warga Tembilahan dirampok.

“Begitu mendapat laporan, anggota kami sempat melakukan pengejaran, bahkan sempat melepaskan tembakan peringatan. Namun tersangka berhasil lolos dari kejaran,” kata Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono SIK saat dikonfirmasi RPG, Senin (14/3) melalui Paur Humas Iptu Warno Akman.

Perampokan terjadi, Sabtu (12/3) sekitar pukul 20.30 WIB. Korban Andri Syaputra (22) warga Jalan Sederhana dan teman perempuannya Sri Yunita (16) warga Jalan Swada. Keduanya dari Desa Sungai Luar, Batang Tuaka, hendak pulang ke rumah.

Jauhnya perjalanan membuat mereka letih. Keduanya lantas beristirahat sejenak di Jembatan Sungai Luar, Tembilahan Hilir. Tiba-tiba datang dua pria tak dikenal.

Mereka  menodong senjata tajam jenis pisau. Di bawah ancaman, korban diam saja saat dompetnya diambil.Belum puas juga, pelaku merampas handphone korban yakni Samsung dan Asus.

Puas dengan jarahannya, pelaku lalu kabur ke arah Tembilahan menggunakan sepeda motor Honda Tiger warna hitam.

Tak terima, korban mengikuti dari belakang sambil menelpon Brigadir Masrizal, personel Propam Polres Inhil.  Mendapat kabar, secepatnya Masrizal menyusul dan menemui korban di Jalan SKB, Tembilahan. Mereka kemudian mengejar pelaku.

Setibanya di Jalan Soebrantas, tepatnya depan gedung DPRD Inhil, korban dan Masrizal berhasil memepet pelaku. Sadar dibuntuti, spontan pelaku menendang motor polisi dan secepatnya melarikan diri.

Masrizal terus mengejar. Sesampainya di Jalan Swarna Bumi, depan rumah dinas Dandim 0314, Masrizal berusaha menghentikan pelaku. Bahkan dia sempat melepaskan dua kali tembakan peringatan.

Tembakan peringatan itu tak membuat pelaku menyerah. Malah mereka makin kencang membawa motor. Di Simpang Jalan Telaga Biru dan Jalan Gunung Daek, jejak pelaku tak lagi terlihat dan berhasil kabur dari kejaran. (RPG)

Respon Anda?

komentar