Rute Balapan Tour de Bintan Dipersiapkan dengan Matang

908
Aksi balapan sepeda Tour de Bintan, tahun 2014 silam. Wabup Dalmasri mengajak semua elemen SKPD turut menyukseskan ajang pariwisata andalan Bintan ini. Foto: Fatih Muftih / Batam Pos.
Aksi balapan sepeda Tour de Bintan, tahun 2014 silam. Wabup Dalmasri mengajak semua elemen SKPD turut menyukseskan ajang pariwisata andalan Bintan ini. Foto: Fatih Muftih / Batam Pos.

batampos.co.id – Kurang dari dua pekan lagi ajang balapan sepeda internasional Tour de Bintan digelar. Sejumlah persiapan dikebut penyelesaiannya. Satu yang paling utama adalah kondisi jalan yang akan dijadikan sebagai rute balapan yang secara resmi dibuka 1 April mendatang.

Pada gelaran ajang balap sepeda internasional tahun ini, rute utama yang bakal dilintasi pesepeda-pesepada dari mancanegara bakal terpusat di jalur lama arah Tanjunguban. Sehingga kondisinya mesti diperhatikan sejak dini.

Ini yang jadi perhatian besar Wakil Bupati Bintan, Dalmasri Syam. “Saya sudah minta Dinas Pekerjaan Umum untuk monitoring kondisi jalan-jalan yang dilintasi pebalap,” kata Dalmasri, kemarin.

Bukan kepada Dinas PU saja. Dalmasri mengimbau agar seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemkab Bintan turut berkomitmen menyukseskan ajang Tour de Bintan. Kepada Dinas Pertamanan dan Pemakaman, Dalmasri meminta agar terus dilakukan pemantauan kebersihan jalur lintasan, Dinas Perhubungan agar bekerja sama dengan Polres Bintan terkait pengaturan lalu lintas kendaraan selama balapan berlangsung, Dinas terkait Bea Cukai, Immigrasi dan Karantina agar membantu proses arus barang peserta lomba. Ada pun mobilisasi masyarakat dan anak-anak sekolah di sepanjang jalur akan dikoordinasikan Dinas Pendidikan, Satpol PP Bintan dan pihak kecamatan.

“Walau ini gawai besarnya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, semua mesti tetap satu tangan untuk menyukseskan Tour de Bintan,” kata Dalmasri.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bintan, Luki Zaiman Prawira menjelaskan, hingga kini pergerakan pendaftaran peserta masih terus terjadi. Berdasarkan dari laporan yang diterimanya, Luki menjelaskan, pesepeda asal Singapura masih mendominasi jumlah pendaftar. “Kalau Singapura kan sejak awal selalu paling dominan, apalagi mereka dekat saja, tinggal menyebrang,” paparnya.

Namun rupanya, Tour de Bintan tidak cuma memikat atlet-atlet dari negara Asia Tenggara. Pesepeda-pesepeda asal Australia dan Inggris, kata Luki, juga banyak yang mendaftar. Walau memang jumlahnya tidak begitu besar, tapi hal ini disambut baik oleh Luki.

Dikarenakan keikutsertaan pesepeda dari Eropa dan Australia ini jadi penanda Bintan sudah makin kesohor di peta pariwisata dunia. “Mereka yang sudah datang ke sini pasti kembali, tentu tidak sendiri tapi juga dengan teman dan keluarga mereka. Ini bagian dari kampanye pariwisata sebenarnya,” pungkas Luki. (muf/bpos)

Respon Anda?

komentar