Sekolah Negeri Rejang Lebong Bengkulu Kekurangan Guru

665
Pesona Indonesia
Kadisdik Rejang Lebong, Zakaria Efendi (F: Syahdadi.rejanglebongkab.go.id)
Kadisdik Rejang Lebong, Zakaria Efendi  (ketiga dari kanan) / F: Syahdadi.rejanglebongkab.go.id

batampos.co.id – Sekolah di tujuh kecamatan di kawasan Lembak, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, sangat kekurangan guru. Sebuah SMP di Desa Talang Belitar, Sindang Daratan, misalnya, hanya memiliki dua orang guru PNS, itupun yang seorang merangkap kepala sekolah.

“Selebihnya guru berstatus honorer. Untuk itu kami meminta kepada Bupati agar guru di daerah kami ini ditambah,” ujar Ketua LSM Gerakan Masyarakat Peduli Lembak (GMPL) Rejang Lebong (RL), Daeng Octora.

Ia menyebutkan contoh lain. Di SMP 1 Binduriang juga hanya memiliki dua guru PNS. “Termasuk SD 11 Kecamatan Sindang Beliti Ulu yang juga hanya punya dua guru PNS,” ungkap Octora.

Sementara, itu Octora menyinyalir, banyak sekolah negeri di perkotaan Curup, kelebihan tenaga pengajar. Harusnya, katanya, ada guru yang bisa dipindahkan ke sekolah yang kekurangan.

“Supaya calon generasi penerus di Lembak juga punya wawasan yang sejajar dengan daerah lain. Kami juga tidak mau guru yang banyak bolos jam mengajar,’’ tukas Octora.

Kepala Dinas Pendidikan RL, Zakaria Efendi, S.Pd, M.Pd mengaku akan segera mengatur ulang penugasan dan penempatan guru.

Jumlah guru berstatus PNS di Rejang Lebong mencapai 2.398 orang, terdiri dari guru SD 1.448 orang, guru SMP 622 orang, dan guru SMA 324 orang. Sedangkan guru honor 988 orang.

“Sekarang kami masih ikur rakor Kemendikbud di Bandung. Sepulang dari sini (Bandung, red), segera kami kumpulan UPT (unit pelaksana teknis, red) untuk mengatur ulang penugasan guru. Yang pasti sekolah yang kurang guru akan segera ditambah,’’ tandas Zakaria. (asp/harianrakyatbengkulu.com/JPG)

Respon Anda?

komentar