Tiga SMK Swasta di Karimun Siap Ikut UN Online

1286
Pesona Indonesia
Simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMK Yaspika Karimun. foto: tri haryono/batampos
Simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMK Yaspika Karimun. foto: tri haryono/batampos

batampos.co.id – Dinas Pendidikan Karimun telah memastikan tiga Sekolah Menengah Kejuran (SMK) akan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada April mendatang. Ketiga sekolah tersebut yaitu SMK Yaspika, SMK Widya Sasana, SMK Budi Mulia Kundur.

”Betul yang sudah siap melaksanakan UNBK tiga sekolah swasta kejuruan saja. Dan ini tahun pertama, di Kabupaten Karimun melaksanakan ujian nasional secara online,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan Karimun Bakri Hasyim, Senin (14/3).

Sebanyak 2.933 pelajar tingkat SMA/sederajat akan mengikuti Ujian Nasional pada April mendatang. Dari 32 sekolah negeri dan swasta, terdiri dari SMA 17 sekolah, MA 5 sekolah, SMK 8 sekolah, SLB 2 sekolah. Untuk peserta UNBK SMK Budi Mulya ada 101 peserta, SMK Yaspika 133 peserta, dan SMK Vidya Sasana 58 peserta.

”Sebenarnya, sekolah lain bisa melaksanakan UNBK. Namun, dikarenakan keterbatasan sarana dan prasarana maka ditunda. Dan ini sebagai catatan kita untuk mengusulkan kepada Pemerintah Pusat, supaya mendapatkan fasilitas tambahan yaitu komputer,” paparnya.

Sementara Kepala Sekolah SMEA Yaspika Karimun R Umar Sum mengatakan, pihaknya sudah siap melaksanakan UNBK dengan jumlah komputer 53 unit secara online. Sedangkan peserta UNBK untuk SMEA Yaspika sebanyak 133 pelajar, menggunakan dua ruangan kelas dengan dibagi tiga sesi.

”Dengan keterbatasan fasilitas. Maka kita bagi tiga sesi nantinya, artinya satu hari satu mata pelajaran dan sudah dua kali kita laksanakan simulasi bagaimana cara pengisian lembara jawaban lewat komputer,” terangnya.

Masih kata Umar lagi, mata pelajaran yang akan di UNBK kan tersebut meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan Teori Kejuruan. Dengan waktu sekitar 120 menit atau dua jam, yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga sore hari. Dan satu pelajar, satu komputer. Sedangkan, presentasi kelulusan sendiri tetap ditentukan oleh sekolah masing-masing.

”Insya Allah, siswa kita bisa ikut UNBK nantinya. Waktu tinggal 2 pekan ini, kita manfaatkan untuk melatih pelajar menggunakan komputer. Khususnya, bagaimana cara mengisi lembar jawaban dengan cepat dan tepat,” ujarnya lagi.

Pantauan di sekolah, para pelajar sangat serius mengikuti simulasi UNBK dengan menggunakan komputer secara online. Dengan pembimbing guru, supaya pada hari H nantinya tidak lagi canggung. (tri/bpos)

Respon Anda?

komentar