Tito Karnavian Sudah Punya Konsep untuk Pimpin BNPT

1393
Pesona Indonesia
Kapolda Metro Jaya Irjen (Pol) Tito Karnavian dan Kepala BIN Sutiyoso saat meninjau lokasi teror di kawasan Sarinah, Thamrin pada 14 Januari 2016. Foto: Ricardo/JPNN.Com
Kapolda Metro Jaya Irjen (Pol) Tito Karnavian dan Kepala BIN Sutiyoso saat meninjau lokasi teror di kawasan Sarinah, Thamrin pada 14 Januari 2016.
Foto: Ricardo/JPNN.Com

batampos.co.id – Irjen (Pol) Tito Karnavian bakal segera meninggalkan posisinya sebagai Kapolda Metro Jaya. Perwira Polri kelahiran Palembang itu telah dipercaya oleh Presiden Joko Widodo untuk menjadi kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Lantas apa rencana Tito jika resmi memimpin BNPT? Mantan Kapolda Papua itu sudah memiliki konsep sebagai kepala BNPT.

Tito mengatakan, dirinya bukan orang baru di BNPT. “Saya pernah jadi deputi dua tahun. Saya harus ada konsep deradikalisasi. Saya sudah punya konsep mengenai itu,” katanya di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (15/3).

Salah satu konsep Tito adalah mendorong revisi atas Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Menurutnya, penanganan teroris harus dibarengi dengan pencegahan.

Langkah deradikalisasi, kata dia, memiliki andil dalam menekan perkembangan teroris yang ada di Indonesia. “Ya ibarat penyakit menular, artinya kegiatan-kegiatan pencegahan harus dikenal dalam UU itu,” jelas dia.

Selain deradikalisasi, ia berkeinginan agar konsep rehabilitasi bagi pelaku terorisme juga masuk ke dalam revisi UU Antiterorisme. Menurutnya, selama ini akar perkembangan teroris selalu dilatarbelakangi dengan masalah ideologi.‎

Tito mengatakan, ideologi itu memicu radikalisme yang berujung pada aksi teroris. Karenanya pencegahan pun sangat diperlukan. ”Pasal preventif, rehabilitasi harus masuk,” pungkas dia. (Mg4/jpnn)

Respon Anda?

komentar