Gagal Rampas Motor, Begal Tembak Karyawan Proyek Jalintim

780
Pesona Indonesia
Ilustrasi. Foto: Dok JPNN
Ilustrasi. Foto: Dok JPNN

batampos.co.id – Marbawi (57), warga Desa Siring Alam, Kecamatan Tanjung Raja, Ogan Ilir, Palembang, Sumsel, ditembak begal saat melintas di jalan Lintas Timur, Senin (15/6) subuh.

Meski mendapat luka tembak di bahu kiri belakangnya, korban masih selamat, dan sepeda motornya juga gagal dirampas pelaku.

Insiden mengenaskan itu terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) simpang kawasan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Desa Rambutan, Inderalaya Utara, Senin (15/3) subuh.

“Alhamdulillah saya masih selamat meski kena tembak,” kata korban di sela berobat ke RSUD Ogan Ilir. Korban berhasil mempertahankan sepeda motor BG 2236 TQ miliknya yang akan dirampas.

Menurut korban, subuh itu dia hendak patroli mengendarai sepeda motor dari arah Palembang menuju Inderalaya. Dia penjaga alat berat proyek perbaikan Jalintim. Saat melintasi lokasi kejadian, ia dipepet sepeda motor matik yang dikendarai dua pria berhelm.

Korban disuruh menepi ke pinggir jalan. Kedua pelaku lalu pura-pura bertanya alamat dan korban menjawab tidak tahu. Pelaku yang dibonceng lalu mengeluarkan senjata api (senpi).

“Saya lalu keluarkan pisau untuk mempertahankan diri,” kata korban. Pelaku lalu melepaskan tembakan dan mengenai bahu kiri korban, dari belakang tembus ke depan. Korban tak gentar dan terus mempertahankan sepeda motornya hingga kedua tersangka melarikan diri.

Setelah kedua pelaku kabur, barulah korban sadar bajunya tertembak. Dia masih sanggup mengendarai sepeda motor itu menemui anaknya yang tak jauh dari lokasi. “Karena sakit, saya dibawa ke rumah sakit,” jelasnya.

Kapolsek Inderalaya AKP Makmun Arrasyid membenarkan adanya upaya pembegalan itu. Pihaknya sudah memintai keterangan korban. “Untuk pelaku dalam penyelidikan dan pengejaran,” tukasnya.(JPG)

Respon Anda?

komentar