Bupati: Membangun Bintan Harus Dari Desa

492
Pesona Indonesia
Apri dan Dalmasri sedang berdialog dengan masyarakat saat belusukan di Kampung Bintan Enau, Kecamatan Teluk Bintan, Senin (29,2). foto:harry/batampos
Apri dan Dalmasri sedang berdialog dengan masyarakat saat blusukan di Kampung Bintan Enau, Kecamatan Teluk Bintan, Senin (29/2). foto:harry/batampos

batampos.co.id – Bupati Bintan Apri Sujadi dan wakilnya Dalmasri Syam mulai menyingsingkan lengan. Keduanya menyadari tidak bisa bersantai-santai dalam mewujudkan Bintan Gemilang sebagaimana visi-misinya selama lima tahun ke depan. Ada kiat khusus yang ditempuh pasangan Apri-Dalmasri menuju ke sana.

Apri menginginkan, perhatian lebih besar diberikan kepada pemerintah desa. “Kami ingin membangun Bintan ini dari tingkat desa,” ucapnya pada rapat koordinasi bersama aparatur desa, Selasa (15/3) kemarin, di Aula Kantor Bupati Bintan.

Di mata Apri, desa bukan sebuah kawasan terpinggirkan. Melainkan kawasan dimana arah pembangunan mulai diletakkan. “Selain itu, desa merupakan ujung tombak pembangunan dan segala macam permasalahan, untuk itu harus ada berikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” ujar Apri Sujadi.

Karena itu, dalam waktu dekat, Apri berjanji bakal lebih giat lagi mengunjungu puluhan desa yang ada di Bintan. Hal ini dirasanya perlu untuk menjaring aspirasi langsung. Sehingga permasalahan maupun keluhan bisa lekas didengar dan dicarikan jalan keluar.

Sementara itu, Dalmasri mengingatkan kepada seluruh aparatur desa dan kecamatan yang hadir dalam rapat koordinasi agar memperhatikan peningkatan layanan kualitas publik. “Kalau bisa dipermudah, ya mengapa harus dipersusah,” ucapnya.

Pelayanan-pelayanan birokrasi di tingkat desa semisal pengurusan KTP maupun administrasi lain, kata Dalmasri, merupakan tolok ukur kesuksesan kerja pelayanan pemerintahan. Karena itu, ia menginginkan hal ini benar-benar diwujudkan. “Saya dan Pak Apri akan lebih rajin lagi turun ke kantor-kantor desa dan mengeceknya langsung,” pungkas Dalmasri. (muf/bpos)

Respon Anda?

komentar