Dinkes Batam Desak BPJS Kesehatan Perbaiki Pelayanan

681
Pesona Indonesia
Warga mendaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan di kantor BPJS Kesehatan, Batam Kota. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos
Warga mendaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan di kantor BPJS Kesehatan, Batam Kota.
Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam mendesak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memperbaiki pelayanan kepada masyarakat. Serta mempercepat pembayaran klaim dari rumah sakit rujukan. Sehingga program ini tak tersendat dan merugikan masyarakat.

“Harus ditingkatkan, apalagi iuran mau dinaikkan. Sehingga tak ada keluhan lagi dari masyarakat,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Chandra Rizal, Selasa (15/3).

Baik peningkatan pelayanan di konter pendaftaran maupun konter verifikasi di rumah sakit. Harus bekerja maksimal dan optimal. “Besok kami akan rapat dan koordinasi, kami akan menekankan ini kepada BPJS,” tutur Chandra Rizal.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Batam, Uba Ingan Sigalingging meminta BPJS dibubarkan. Bila tak mampu meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat.

Program ini lanjut Uba jauh lebih buruk ketimbang asuransi sebelumnya. “Banyak orang menjadi korban, karena lambannya penanganan. Berbelitnya prsedur,” kata politikus Partai Hati Nurani Rakyat ini.

Sekretaris Komisi IV DPRD Batam, Udin P Sihaloho tak setuju dengan kenaikan iuran BPJS. Apalagi pelayanan yang diberikan belum maksimal dan bermanfaat bagi masyarakat.

Namun pihaknya tak bisa berbuat banyak, setelah muncul Peraturan Presiden (Perprese) mau gak mau harus dijalankan. Hanya saja peserta berhak menuntut perimbangan pelayanan yang lebih baik lagi.

“Selama ini pasien BPJS kurang mendapat perlakuan kurang baik,” katanya.

Ia sering kali mendapatkan laporan pasien BPJS selalu bermasalah. Mulai dari ruangan penuh, atau obat-obatan yang habis. “Kita nilai bersama, apakah ada peningkatan setelah iuran dinaikan,” tutupnya. (hgt)

Respon Anda?

komentar