Gubernur Kepri Dukung Daerah Otonomi Baru, Warga Natuna Selatan Beri Apresiasi

880
Pesona Indonesia
Hadi Candra. foto:dok
Hadi Candra. foto:dok

batampos.co.id – Ketua Badan Pembentukan Kabupaten Kepulauan Natuna Selatan (BPK2NS) Hadi Candra, menyatakan warga khususnya di Natuna Barat dan Selatan memberikan apresiasi kepada Pemerintahan Kepri yang terus menerus memperjuangkan agar Natuna Selatan, Natuna Barat dan Kundur masuk kedalam daerah otonomi baru (DOB).

Salah satu langkah lagi yang diambil Gubernur Kepri HM Sani adalah memperjuangkan terbentuknya Kecamatan Suak Midai, Kecamatan Pulau Tiga Barat, dan Kecamatan Bunguran Batubi. Langkah tersebut dilakukan guna memenuhi persyaratan minimal lima kecamatan yang harus dipenuhi jika ingin menjadi kabupaten baru.

“Luar biasa dukungan dari pak Gubernur. Beliau terus ikut membantu dengan caranya. Seperti Tanggal 26 Februari lalu, pak Gubernur juga sudah menyurati kembali untuk memberikan rekomendasi dan permohonan kepada Kementerian Dalam Negeri yang bertuliskan memohon agar Menteri Dalam Negeri memprioritaskan pemekaran ke 3 daerah yang ada di Kepri dibahas pada kesempatan pertama,” ujar Hadi Candra.

Menurut Hadi Candra, Gubernur Kepri sangat memahami betul tentang kondisi di daerah perbatasan yang memiliki rentang kendali cukup jauh. Sehingga hal tersebut berdampak pada keterlambatan kemajuan daerah di sektor ekonomi maupun kesejahteraan masyarakat.

” Kami atas nama masyarkat Natuna Selatan mengucapkan terimakasih atas perhatian khusus bapak Gubernur,” ucapnya.

Dikatakan Hadi Candra, dalam waktu dekat DPR RI dan Kementerian Dalam Negeri akan membahas rasionalisasi peraturan pemerintah tentang daerah persiapan dan disusul pembentukan daerah otonom baru (DOB).

” Nantinya daerah persiapan akan menjalankan roda pemerintahan selama 3 tahun dipimpin Plt Bupati. Setelah itu akan di evaluasi, Jika dinilai mampu akan ditetapan melalui undang-undang, tetapi jika tidak berhasil akan dikembalikan ke kabupaten induk,” terang Wakil Ketua DPRD Natuna ini.

” Pa JK (Jusuf Kalla) juga sudah mendukung pembentukan DOB untuk segera dijalankan,” sambungnya.

Diketahui, ada 87 usulan pembentukan daerah otonom baru yang sebenarnya sudah dalam bentuk RUU. Yakni paket 65 RUU dan 22. (cca/bpos)

Respon Anda?

komentar