Padagang Kakilima Simpang Panbil Mengancam, Tetap Berjualan Hingga Ada Solusi

2513
Pesona Indonesia
Kakan Satpol PP Batam, Hendri saat dilokasi penertiban kios di Simpang Panbil. Foto: Eggi/ batampos.co.id
Kakan Satpol PP Batam, Hendri saat dilokasi penertiban kios di Simpang Panbil.
Foto: Eggi/ batampos.co.id

batampos.co.id – Salah seorang pedagang kakilima yang terkena penggusuran di Simpang Panbil akan tetap berjualan jika tidak mendapat solusi dari Pemko Batam.

“Kalau gak ada solusinya, kami akan tetap berjualan. Gak ada cerita, kami akan tetap berjualan disini lagi,” ungkap Mamang yang merupakan koordinator pedagang kakilima di Simpang Panbil, Rabu (16/3).

Terkait rencana Pemko Batam yang akan memindahkan mereka ke depan Kepri Mall, Mamang belum bisa memberikan jawabannya saat ini. Ia mengatakan akan melakukan musyawarah dengan pedagang lainnya.

“Terkait pemindahan ke Kepri Mall, saya akan lakukan musyawarah dengan pedagang lain. Tapi saya rasa mereka tidak akan setuju. Kami pernah dipindahkan di depan terminal, tapi apa hasilnya sekarang. Semua pedagang disini dulu akan diarahkan ke sana, tapi gak ada yang belanja, sama saja kami dipindahkan ke tengah hutan,” lanjut Mamang

Didepan beberapa pewarta, Mamang telah berjualan di Simpang Panbil selama kurang lebih dua puluh tahun. “Kalau memang daerah terlarang kenapa tidak dari dulu dilarang, kenapa sempat menjamur terlebih dahulu. Sebelum ada panbil kami sudah berjualan disini. Kami disini sudah 200 pedagang, bagaimana nasib kami ini,” keluhnya.

“Kalau mau Kota Batam ini indah, tolong kami ditata dan dibina, kenapa di pusat kota sana saja yang ditata. Bukannya kami tak mau ditata dan dibina, kami semua mau ditata dan dibina,” ucapnya. (eggi)

Baca juga:

Cegah Pedagang Kakilima Kembali, Satpol PP Batam Jaga Lokasi Yang Ditertibkan Selama 24 Jam

Satpol PP Batam Tertibkan Kios Simpang Panbil

Respon Anda?

komentar