Rudi Siapkan Laksanakan Program Kerja

667
Pesona Indonesia
Wali Kota Batam, Rudi. Foto: Ist
Wali Kota Batam, Rudi.
Foto: Ist

batampos.co.id – Hari pertama menjabat sebagai Wali Kota Batam, Rudi disibukkan dengan kedatangan para tamu yang ingin mengucapkan selamat dan memberikan dukungan agar bisa memimpin Kota Batam menuju ke arah yang lebih baik.

Kamis (15/3) di Kantor Wali Kota Batam, Batam Kota, Batam Pos (grup batampos.co.id) menunggu kesempatan untuk wawancara secara langsung sejak pukul 10.00 WIB, namun tak kunjung kesampaian karena banyaknya tamu yang datang.

Tepat pukul 12.00 WIB, Rudi bisa diwawancarai di dalam ruangannya. Rudi tampil seperti biasa dengan setelan kemeja putih, tidak ada yang istimewa di hari pertamanya menjabat.

Seperti hari biasa, Rudi selalu menyempatkan diri makan siang di Rumah Makan Sunda dekat Hotel Harmoni One, Batam Kota. Berbaur dengan masyarakat dan mendengarkan aspirasi mereka, itulah yang ia lakukan. Bagi Rudi, hari pertama menjabat sebagai Wali Kota berjalan lancar. ”Biasa-biasa saja, ini sama seperti hal rutin yang sering saya lakukan ketika menjabat sebagai Wakil Wali Kota,” ujarnya singkat.

Perbedaannya, menurut Rudi, hanya pada Surat Keputusan (SK) saja, dimana ia telah resmi menjabat sebagai Wali Kota Batam, dan juga ruangan tempatnya bekerja. ”Lagipula ketika masih menjadi Wawako, saya juga sering turun ke lapangan dan itu juga akan saya lakukan nanti,” ungkapnya.

Rudi menuturkan akan mengevaluasi kinerja jajaran Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) Pemko Batam selama enam bulan sesuai dengan periode masa transisi Batam dari konsep Free Trade Zone (FTZ) menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). ”Apa kebijakan yang telah saya tetapkan wajib dilaksanakan seluruh SKPD,” ungkapnya.

Program yang gencar akan dilaksanakan Rudi adalah perbaikan infrastruktur Batam, seperti perbaikan jalan, drainase, dan lainnya untuk menunjang pembangunan Batam. Selain itu, permasalahan-permasalahan yang muncul saat ini seperti pungutan liar (pungli) di dunia pendidikan Batam, masalah pengelolaan sampah, problem rumah dan kios liar, verifikasi gaji honorer, semuanya akan menjadi prioritas baginya.

”Saya tegaskan tidak ada pungutan satu rupiah pun lagi di seluruh jajaran SKPD Batam,” tegasnya.

Penegakan disiplin juga menjadi fokus utamanya. ”Saya akan sering melakukan sidak (inspeksi mendadak). Tidak akan masalah jika banyak mutasi untuk bisa bangun pelayanan yang bersih,” janjinya.

Sedangkan bagi seluruh jajaran pegawai termasuk pejabat teras yang ingin mengajukan cuti atau izin keluar daerah, maka harus mendapatkan izin darinya. ”Dalam rangka efisiensi anggaran,” imbuhnya. (leo)

Respon Anda?

komentar